Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, teropongrakyat.co — Jalan MT Haryono di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi jalur penghubung antara Setu dan Cileungsi, Bogor, kini dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang dinilai membahayakan pengguna, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebagai salah satu akses vital, jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi. Namun, kerusakan yang terjadi membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air.
Salah satu pengguna jalan, Fidet, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai jalan yang berlubang sangat berisiko menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga:  Sosialisasi Tips Mudik Aman, Keluarga Nyaman, Hotline Mudik 110, Berantas Preman Kedok Ormas

“Jalan ini sangat berbahaya, apalagi kalau hujan, kita tidak tahu mana lubangnya,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Fidet, kerusakan jalan membentang cukup panjang, mulai dari pertigaan Alun-alun Setu, depan Saung Ujang, showroom H. Aja, kawasan Perumahan Gandaria, depan Bank Jabar, hingga perbatasan Setu–Cileungsi.

Baca Juga:  Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pasar Tanah Abang, Ribuan Butir Tramadol Diamankan

Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi turut mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
“Semoga pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan ini demi keselamatan pengguna jalan,” tutupnya.

(Red/Sky)

Berita Terkait

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Berita Terbaru

TNI – Polri

Niat Salip Truk Berujung Maut, Mahasiswi Tewas di Jalan Raya Pakisaji

Jumat, 10 Jul 2026 - 19:43 WIB