Camat dan APH Bungkam, Dugaan Peredaran Obat Keras Marak di Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, teropongrakyat.co – Sebuah kontrakan di pinggir jalan wilayah Kota Bekasi diduga menjadi tempat peredaran obat keras jenis tramadol dan daftar G lainnya. Dugaan tersebut mencuat meski sebelumnya Kapolda telah mengeluarkan instruksi tegas dan surat penangkapan terhadap seluruh aktivitas penjualan obat keras ilegal di wilayah Jabodetabek.

Berdasarkan informasi warga, rumah kontrakan yang berlokasi di Jl. Raya Bantar gebang- Setu no.08, RT/003 RW/107.Kecamatan Mustikajaya kota bekasi,Jawa barat, kerap dijadikan tempat transaksi dengan sistem cash on delivery (COD).

Baca Juga:  Atas Dedikasi dan Prestasi, Kapolres Metro Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada 62 Personel

Camat dan APH Bungkam,Obat Keras Terbatas Marak Di Kota Bekasi. Kita Akan Laporkan Ke Paminal Polda Mertro Jaya Adanya Aktivitas tersebut berlangsung secara terang-terangan tanpa rasa takut terhadap aparat penegak hukum.

“Semenjak ada penangkapan -penangkapan itu,kita kira mereka bakal berhenti,Ternyata salah,mereka semangkin menjadi jadi terus,”ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga:  Kota Malang Jadi Tuan Rumah Rembug Fiskal APEKSI

Camat dan APH Bungkam, Dugaan Peredaran Obat Keras Marak di Kota Bekasi - Teropong Rakyat

Warga tersebut mengungkapkan, kontrakan itu kerap didatangi orang-orang tak dikenal,terutama pada jam-jam tertentu.mayoritas pengunjung diduga masih berusia muda dan dalam kondisi tidak sadar. Penjual ini mengelabuhi apart dan media dikarenakan di lokasi ada penjualan es atau bengkel motor.

“Kontrakan itu sering jual COD obat-obatan terlarang baru-baru ini.Kita enggak tahu pasti apa yg mereka jual,tapi yang datang kebanyakan anak-anak muda dan banyak yang kelihatannya mabuk,” ungkapnya.

#Yadi.H (JBG)

Berita Terkait

AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara
Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Marwah Jurnalis Diuji! MIO : Kapolri Perintahkan Jemput Paksa Hotman Sesuai Kuhap
Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum
Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”
Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!
Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:15 WIB

AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Marwah Jurnalis Diuji! MIO : Kapolri Perintahkan Jemput Paksa Hotman Sesuai Kuhap

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum

Berita Terbaru

TNI – Polri

Posko Kesehatan Polri Layani Ratusan Warga Terdampak Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:47 WIB

TNI – Polri

Polres Nagekeo Hadirkan Posko Terpadu untuk Warga Terdampak Gempa

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:31 WIB