Puting Beliung Terjang Cibinong, Atap Stadion Pakansari Roboh—Ikon Olahraga Bogor Tak Berdaya Hadapi Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Teropongrakyat.co || Angin puting beliung menerjang kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2/2026), dan meninggalkan kerusakan serius di sejumlah titik vital.

Salah satu dampak paling mencolok terjadi di Stadion Pakansari, ikon olahraga kebanggaan Kabupaten Bogor, yang dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan dokumentasi warga, terjangan angin kencang disertai hujan deras menyebabkan sebagian struktur atap stadion terkelupas dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Air hujan terlihat langsung masuk ke area tribun, menandakan kerusakan signifikan pada sistem penutup stadion.

Baca Juga:  Presiden RI Prabowo Subianto: TNI-Polri Mawas Hingga Koreksi Diri

Tak hanya stadion, sejumlah pohon besar di sekitar kawasanu Pakansari juga dilaporkan tumbang akibat kuatnya angin. Kondisi ini sempat membahayakan pengguna jalan dan warga yang melintas di sekitar lokasi, serta memicu kepanikan sesaat.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun dampaknya cukup besar. Warga sekitar mengaku terkejut melihat kondisi stadion pascakejadian, mengingat bangunan tersebut selama ini dikenal sebagai fasilitas olahraga modern dan representatif.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pengelola Stadion Pakansari maupun pemerintah daerah terkait tingkat kerusakan, estimasi kerugian, serta langkah penanganan lanjutan. Namun, kejadian ini memunculkan sorotan publik terkait ketahanan bangunan fasilitas publik terhadap cuaca ekstrem yang kian sering melanda wilayah Bogor dan sekitarnya.

Baca Juga:  Februari Makin Seru di Ancol, Banyak Bonus Menanti

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi, warga diminta menghindari area terbuka, pepohonan besar, dan bangunan berisiko saat hujan deras disertai angin kencang.

Teguh donie

Berita Terkait

Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit
Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi
Erupsi GUNUNG ANAK KRAKATAU, Warga BOGOR Waspadai Sebaran ABU VULKANIK
Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online
Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI
Sampah Menutup Kali Rawa Malang, Ancaman Pencemaran Laut di Depan Mata
LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan
Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:44 WIB

Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit

Minggu, 6 September 2026 - 10:45 WIB

Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi

Minggu, 6 September 2026 - 08:38 WIB

Erupsi GUNUNG ANAK KRAKATAU, Warga BOGOR Waspadai Sebaran ABU VULKANIK

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online

Sabtu, 5 September 2026 - 13:39 WIB

Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI

Berita Terbaru