IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkawang -(teropongrakyat.co), 9 Februari 2026 – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Pontianak menyelenggarakan agenda strategis Evaluasi Kontrak Berthing Window Tahun 2025 sekaligus Penetapan Kontrak Berthing Window Tahun 2026 sebagai langkah nyata dalam memperkuat sinergi layanan antara operator terminal dengan seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Pontianak.

Kegiatan ini menjadi forum kolaboratif untuk memastikan keselarasan perencanaan operasional, peningkatan kualitas layanan, serta kepastian jadwal sandar kapal bagi para pengguna jasa. Agenda ini dihadiri oleh jajaran otoritas dan stakeholder utama, termasuk KSOP Pontianak, Manajemen Regional 2 Pontianak, serta perwakilan perusahaan pelayaran yang beroperasi di wilayah Pontianak.

Evaluasi kontrak Berthing Window tahun 2025 dilakukan sebagai bentuk komitmen IPC TPK dalam menghadirkan layanan terminal yang semakin terukur, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Melalui evaluasi tersebut, seluruh pihak bersama-sama mengidentifikasi ruang perbaikan, menyelaraskan ekspektasi layanan, serta merumuskan langkah penguatan koordinasi untuk tahun berikutnya.

Baca Juga:  MODEC dan Terra Drone Menandatangani Perjanjian Penelitian dan Pengembangan Bersama untuk Meningkatkan Inspeksi Platform Lepas Pantai dengan Teknologi Drone Canggih

Penetapan Kontrak Berthing Window tahun 2026 menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian layanan sandar kapal, optimalisasi alokasi waktu operasional, serta mendukung kelancaran arus logistik di Pelabuhan Pontianak. Skema ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keandalan layanan terminal serta memperkuat kerja sama jangka panjang antara IPC TPK dengan mitra pelayaran.

“Melalui evaluasi dan penetapan Berthing Window ini, kami ingin memastikan seluruh proses layanan sandar kapal di Pelabuhan Pontianak berjalan lebih terencana, efisien, dan selaras dengan kebutuhan pengguna jasa. Sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan terminal secara berkelanjutan,” ujar Loutfie Hidayat, Manager Area IPC TPK Pontianak.

Mengusung semangat “Advancing Port Excellence”, IPC TPK Area Pontianak menegaskan bahwa keberhasilan layanan terminal tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.

Melalui evaluasi kontrak Berthing Window tahun 2025 dan penetapan kontrak tahun 2026 ini, IPC TPK Area Pontianak optimistis dapat menjaga kelancaran layanan serta memperkuat koordinasi operasional bersama seluruh mitra pelayaran. Sinergi yang semakin solid ini menjadi salah satu fondasi penting bagi perusahaan untuk mendukung pencapaian target throughput tahun 2026 sebesar 283.045 TEUs, sejalan dengan komitmen IPC TPK dalam menghadirkan layanan terminal yang semakin andal dan terstandar.

Baca Juga:  Berita Terbaru Hari Ini: TikTok Kembangkan Ekosistem Bisnis, Bisa Saingi Gojek?

Sebagai bentuk komitmen terhadap aspek operasional yang berkelanjutan, agenda ini turut dirangkaikan dengan Safety Forum serta Penandatanganan Komitmen Bersama Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Langkah ini menjadi wujud kolaborasi Regional 2 Pontianak bersama seluruh mitra dalam memperkuat implementasi budaya Zero Accident di lingkungan Pelabuhan Pontianak.

Melalui kegiatan ini, IPC TPK Area Pontianak optimistis dapat terus menghadirkan layanan terminal yang semakin profesional, terukur, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Pontianak sebagai simpul logistik strategis di wilayah Kalimantan

Berita Terkait

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate Jelang Angkutan Libur Sekolah
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Berbagi Nyawa di Pagi Hari: KSO TPK Koja Gelar Donor Darah Penuh Antusiasme
Bukan Sekadar Penindakan, CTP Tollways Terapkan Penanganan ODOL Secara Edukatif
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:30 WIB

Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate Jelang Angkutan Libur Sekolah

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:42 WIB

Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Berita Terbaru