Demo Jilid 2 Kembali Digelar, Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara Serukan “Periksa, Pecat & Tangkap” di Bea Cukai Marunda

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co — Aksi unjuk rasa lanjutan kembali digelar Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara dalam rangkaian demonstrasi Jilid 2 di depan Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean A Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (13/2/2026).

Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Bea dan Cukai Marunda yang hingga kini dinilai belum mendapat penjelasan terbuka kepada publik.

Dalam undangan liputan aksi yang beredar, massa mengusung tajuk:

Periksa, Pecat & Tangkap

yang ditujukan kepada pihak-pihak yang diduga terlibat dalam berbagai pelanggaran.

Baca Juga:  DPR RI Tinjau Perubahan Undang-Undang Untuk Perbaiki Keselamatan Pengemudi

Soroti Dugaan Pelanggaran HAM hingga Gratifikasi

Dalam pernyataan sikapnya, koalisi menyoroti sejumlah dugaan pelanggaran serius, di antaranya:

  • Dugaan pelanggaran HAM
  • Dugaan gratifikasi
  • Dugaan pungutan dan denda non-prosedural

Mereka menilai praktik tersebut mencoreng marwah institusi Bea dan Cukai serta merugikan masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pengguna jasa kepabeanan.

Desak Pencopotan Kepala KPPBC Marunda

Dalam materi aksi, massa juga secara terbuka mendesak pencopotan jabatan Kepala KPPBC TMP A Marunda, Setiaji Tenggamus.

Koalisi menilai pimpinan instansi harus bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran yang terjadi di bawah kewenangannya.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Penyebar Video Porno Anak Lewat Aplikasi Telegram

Aksi diikuti mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam koalisi dan mendapat pengawalan aparat keamanan.

Bea Cukai Marunda Belum Beri Pernyataan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Marunda belum memberikan keterangan maupun pernyataan resmi terkait demonstrasi jilid 2 yang digelar mahasiswa tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media ke pihak kantor KPPBC TMP A Marunda juga belum mendapatkan respons.

Mahasiswa berharap instansi terkait segera membuka ruang klarifikasi publik guna menjawab berbagai tudingan yang berkembang, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan transparan dan akuntabel.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani
Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta
IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis
Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian
Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:34 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:46 WIB

Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:22 WIB

IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:20 WIB

Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Berita Terbaru