Saat Pesta Kembang Api Sunyi, Masjid Istiqlal Menyambut 2026 dengan Sujud Syukur

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Pergantian Tahun Baru 2026 di Jakarta berlangsung tanpa pesta kembang api. Di tengah kebijakan pembatasan perayaan dan suasana reflektif ibu kota, Masjid Istiqlal justru menjadi pusat kekhusyukan. Rabu, 31/12/2025.

Ratusan jemaah berkumpul menyambut tahun baru dengan bersimpuh dan melakukan sujud syukur secara berjamaah.

Tepat saat detik pergantian tahun, suasana Masjid Istiqlal hening. Jemaah memenuhi saf, menundukkan diri dalam sujud panjang sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bagi masa depan bangsa. Momen khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.

Baca Juga:  Kemarin Bilang Pasrah, Rumah Dinas Gus Halim di Gerudug Lembaga Anti Rasuah, Barang Dan Uang Disita, 21 Orang Dicekal

Usai sujud syukur, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keteguhan menghadapi berbagai ujian, serta harapan agar Indonesia diberikan kekuatan dan kebijaksanaan sepanjang tahun 2026.

Tanpa euforia pesta dan hiruk-pikuk perayaan, pergantian tahun di Masjid Istiqlal dimaknai sebagai momentum refleksi dan perenungan. Tahun baru tidak disambut dengan hura-hura, melainkan dengan doa, ketundukan, dan harapan akan perubahan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Mudik Bersama Pelindo Group 2026: Perjalanan Gratis dengan Rute Luas dan Fasilitas Lengkap

Kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa Tahun Baru adalah waktu untuk menata kembali niat, memperkuat persatuan, dan meneguhkan nilai spiritual. Masjid Istiqlal kembali menegaskan perannya sebagai ruang persatuan umat dan simbol doa bagi Indonesia di awal tahun yang baru.

teguh donie

Berita Terkait

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus
Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:11 WIB

PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur

Berita Terbaru