Kelurahan Marunda Sepakat Berlakukan Jam Operasional Truk Kontainer

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co — Menanggapi kritikan warga dan sorotan publik terhadap keberadaan garasi truk kontainer di kawasan padat penduduk Jalan Marunda Baru dan sekitarnya, pemerintah setempat melalui Kelurahan Marunda akhirnya mengambil langkah tegas. Senin, (08/12/2025).

Setelah pertemuan antara pihak kelurahan dan para pemilik garasi serta pengusaha truk kontainer, disepakati kebijakan baru berupa pembatasan jam operasional kendaraan trailer / kontainer di wilayah tersebut.

Pernyataan Resmi dari Lurah Marunda

“Saya sudah memanggil semua pengusaha di sini truk dan garasi saya undang duduk bareng untuk mencari jalan tengah. Akhirnya disepakati untuk memberlakukan jam operasi.” Ucap Viktor Lurah Marunda.

Pernyataan itu menunjukkan niat pemerintah lokal untuk mendamaikan kepentingan warga dan operator logistik, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Aturan Jam Operasional Baru

Baca Juga:  Indonesia Menjadi Tuan Rumah World Water Forum (WWF) Ke 10 di Bali

Mulai diberlakukan:

Senin – Jumat

  • Pagi: 06.00 – 08.00
  • Sore: 16.00 – 19.00
  • Sabtu – Minggu / Hari Libur / Tidak ada pembatasan jam operasional truk/kontainer

Aturan ini diberlakukan sepanjang ruas Jalan Raya Gudang Peluru – Rorotan – Marunda, Jakarta Utara.

Harapan Kesepakatan: Tertib dan Kondusif

Menurut Viktor, pengawasan akan dilakukan oleh petugas Satpol PP DKI Jakarta pada jam-jam operasi yang ditentukan, untuk memastikan bahwa semua berjalan tertib dan tidak mengganggu kenyamanan warga.

Dengan kebijakan ini, diharapkan:

Arus truk berat yang melewati kawasan pemukiman bisa terkontrol tidak bebas lalu lalang seenaknya.

Keselamatan jalan, khususnya untuk pejalan kaki, anak-anak, dan kendaraan ringan, bisa lebih terjamin.

Kepentingan warga dan operasional bisnis logistik bisa diseimbangkan: warga tidak terusik dan bisnis tetap bisa jalan (meskipun dengan batasan waktu).

Baca Juga:  Kwarcab Pramuka Jakut Gelar Pembekalan ke-II dan Skill Refresh Bagi Anggota Sangga Protokol

Apa Arti Langkah Ini bagi Warga dan Publik?

Kebijakan baru ini bisa dilihat sebagai kemenangan kecil warga atas pembiaran lama. Dari posisi semula di mana truk lalu lalang tanpa batas waktu di jalan sempit dan padat penduduk yang tidak hanya mengganggu mobilitas, tapi juga berpotensi membahayakan kini ada regulasi yang secara resmi mengatur arus logistik.

Di sisi lain, ini juga menunjukkan bahwa tekanan publik dan kesadaran warga bisa memaksa pemerintah lokal untuk bergerak: bukan lewat kampanye acak, tapi melalui jalur mediasi dan dialog.

Tentu saja, keberhasilan kebijakan ini akan sangat tergantung pada konsistensi penegakan, apakah inspeksi benar-benar jalan, apakah pengusaha menaati jam, dan apakah warga tetap ikut mengawasi serta melapor bila terjadi pelanggaran.

Berita Terkait

Diduga Bandar Tramadol di Tanah Abang Diamankan Polda Metro Jaya, Rere dan Sejumlah Rekannya Ikut Diperiksa
Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat
Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter
Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 
Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan
Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan
Festival Kalibaru 2026 Semarak, 400 Perahu Nelayan Meriahkan Parade Pesisir Jakarta Utara
Viral! Diduga Persiapkan Senjata Tajam di Dalam Andrew Party Mart Sunter, Polisi Diminta Bertindak

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

Diduga Bandar Tramadol di Tanah Abang Diamankan Polda Metro Jaya, Rere dan Sejumlah Rekannya Ikut Diperiksa

Selasa, 1 September 2026 - 20:13 WIB

Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat

Selasa, 1 September 2026 - 18:15 WIB

Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 05:48 WIB

Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan

Berita Terbaru