Hadapi Tekanan Perdagangan Global,IPC TPK Palembang Catat Pertumbuhan 6,15% Sepanjang 2025

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang -(teropongrakyat.co) 28 Januari 2026 – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatatkan kinerja positif di Area Palembang sepanjang tahun 2025. Kenaikan kinerja terus tumbuh di tengah kondisi ekspor-impor sedang lesu di Provinsi Sumatera Selatan. IPC TPK terus memperkuat layanan meskipun menghadapi tantangan global pada beberapa periode.

“Kinerja positif ini mencerminkan sinergi kuat antara IPC TPK dengan para pemangku kepentingan di Sumatera Selatan dalam menghadapi tantangan global” ujar Agustian Chandra, Manager IPC TPK Area Palembang.

Kinerja IPC TPK Area Palembang di tahun 2025 menunjukkan tren kenaikan positif dibandingkan realisasi di tahun sebelumnya yakni sebesar 6,15%. Arus petikemas di tahun 2025 yang diraih IPC TPK Palembang mencapai 121.422 TEUs, capaian ini lebih besar dibanding tahun 2024 sebanyak 114.383 TEUs. Kinerja terminal Petikemas IPC TPK Palembang terus tumbuh di tengah fluktuasi ekonomi Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Coach Priska Sahanaya Memaparkan Tips Public Speaking Efektif di SMK 1 Barunawati

Pertumbuhan ini didorong oleh sejumlah faktor diantaranya peningkatan konektivitas kapal dan konsolidasi komoditas ekspor impor yang diangkut melalui pelabuhan Palembang. Pertumbuhan yang dimaksud termasuk penanganan petikemas impor barang spare part pabrik dan ekspor karet yang meningkat sepanjang kuartal ketiga dan keempat 2025. Di samping itu, impor yang dilakukan PT KAI yang menyumbang peningkatan throughput sebanyak 700 TEUs di sepanjang semester 2 tahun 2025. Peningkatan juga didorong oleh pengalihan muatan komoditi karet dari dari Belawan ke Palembang.

Baca Juga:  Maxy Academy Hadir di TechInAsia Kuala Lumpur: Memperkenalkan Program Bootcamp untuk Persiapan Karir

Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Selatan hingga November 2025 mengalami tekanan. Nilai ekspor tercatat turun 3,80%, sementara impor anjlok hingga 51,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, sepanjang Januari-November 2025, nilai ekspor Sumsel mencapai US$5,82 juta, turun dari US$6,05 juta pada periode yang sama 2024. Penurunan terutama dipicu melemahnya ekspor migas yang turun 16,24%, serta ekspor nonmigas yang terkoreksi 2,8%.

“IPC TPK terus meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat penanganan kontainer ekspor-impor, dan memperluas konektivitas jalur laut untuk memperkuat jaringan logistik di Sumatera” tutup Agustian.

Berita Terkait

Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras
IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak
IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen
“Jangan Ajari Anak Integritas, Kalau LHP Rp631 Juta Masih Tidur di Meja” Arjuna Sitepu Bongkar Dualisme Kepala Inspektorat Rokan Hilir: Di Kelas Bicara Anti-Korupsi, di Kantor Biarkan Kerugian Negara Mengendap Tiga Tahun
Paska Penangkapan Rere, Nama Baru Muncul dalam Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang
Dana Rakyat Rp631 Juta Mengalir ke Kantong Tak Bertanggung Jawab, Inspektorat Pilih Bisu
Farisha & Edwin Resmi Menikah, Akad Nikah Digelar di Citeurup Bogor
Rp75 Juta Sempat Diamankan Paminal, BPI Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:35 WIB

Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

“Jangan Ajari Anak Integritas, Kalau LHP Rp631 Juta Masih Tidur di Meja” Arjuna Sitepu Bongkar Dualisme Kepala Inspektorat Rokan Hilir: Di Kelas Bicara Anti-Korupsi, di Kantor Biarkan Kerugian Negara Mengendap Tiga Tahun

Senin, 14 September 2026 - 09:57 WIB

Paska Penangkapan Rere, Nama Baru Muncul dalam Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang

Berita Terbaru

oplus_32

Pendidikan

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:27 WIB

TNI – Polri

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Jakarta Utara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:39 WIB