EDENA Gelar Konferensi Pers untuk Umumkan Pengembangan Platform Aset Digital Indonesia, Targetkan Aliran Investasi $10 Miliar untuk Dukung Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Platform Aset Keuangan Digital teregulasi bertujuan menyalurkan 30% dari kebutuhan FDI tahunan Indonesia senilai $150 miliar

[8 September 2025, Jakarta] Teropongrakyat.co – PT Edena Capital Nusantara menggelar konferensi pers hari ini di The Acre, Menteng, Jakarta, untuk secara resmi mengumumkan rencana pencatatan Token EDENA di Indodax dan mengungkapkan persiapan lanjutan untuk Platform Aset Keuangan Digital Indonesia.

Acaraini dihadiri oleh seluruh jajaran direksi PT Edena Capital Nusantara termasuk President Director: Wook Lee, Director: Chase S. Cho dan Yayang Ruzaldy, Commissioner: Rendy Ronaldy Bimantara dan Rob Clinton Kardinal, bersama perwakilan dari Indodax.

Dalam konferensi pers tersebut, perusahaan mengumumkan komitmennya untuk membawa investasi asing senilai $10 miliar pada 2026 dan meningkat hingga $50 miliar pada 2027, mendukung langsung Visi Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan $150 miliar investasi asing langsung tahunan.

Mendukung Indonesia Emas 2045

Visi Indonesia Emas 2045 bertujuan menjadi negara maju dengan ekonomi $7 triliun. Saat ini, Indonesia hanya meraih kurang dari 1% dari pasar tokenisasi global senilai $16 triliun yang diproyeksikan pada 2030 (Boston Consulting Group).

“Transformasi keuangan global sedang terjadi sekarang, dengan BlackRock memindahkan $10 triliun ke aset tokenisasi,” kata Wook Lee, Presiden Direktur PT Edena Capital Nusantara. “EDENA akan menjembatani modal global ke Indonesia melalui platform EDEX kami, memanfaatkan blockchain konsorsium Auronis untuk keamanan dan transparansi.”

Baca Juga:  Apakah Akun Bebas Swap Halal? Cek Jawaban Disini

Dampak Ekonomi Nyata

Platform Aset Keuangan Digital EDENA akan mendemokratisasi akses investasi untuk 270 juta penduduk Indonesia dengan investasi minimum mulai dari Rp 100.000. Platform ini diproyeksikan untuk:

● Menciptakan 100.000+ lapangan kerja baru di sektor teknologi dan keuangan
● Mengurangi biaya pendanaan UKM hingga 50% melalui akses modal langsung
● Meningkatkan likuiditas pasar 5x melalui perdagangan 24/7
● Menghasilkan $10 miliar investasi asing pada 2026, meningkat hingga $50 miliar pada 2027

Platform Terbukti & Kepatuhan Regulasi

EDENA beroperasi di Singapura, Korea Selatan, Kamboja, Indonesia, dan Mesir, dengan hak ekspansi ke 70 negara. Perusahaan memiliki sertifikasi ISO 27001 dan ISO 9001, memastikan kepatuhan penuh regulasi untuk aset keuangan digital di Indonesia. Perusahaan baru-baru ini mengamankan joint venture dengan BEK Group yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab.

Utilitas Token EDENA

Token EDENA, yang akan dicatatkan di Indodax, berfungsi sebagai kendaraan investasi utama untuk aset tokenisasi dan memungkinkan transaksi lintas batas yang mulus. Token ini memberikan diskon biaya perdagangan hingga 50%, hak tata kelola, dan akses ke kredit karbon tokenisasi serta aset lingkungan.

Baca Juga:  Hal Penting dalam Mendaftarkan Perusahaan Induk di Indonesia

Fitur Platform Aset Keuangan Digital Indonesia
Pengembangan platform fokus pada:

● Perdagangan Kredit Karbon: Potensi karbon Indonesia senilai $100+ miliar dapat diperdagangkan secara global
● Pembungkusan Asuransi Institusional: Diskusi dengan perusahaan asuransi untuk memungkinkan partisipasi dana pensiun
● Edukasi Komunitas: Kolaborasi dengan komunitas kripto dan developer lokal
● Integrasi Lintas Batas: Perdagangan mulus dengan Singapura, Korea Selatan, dan pasar ASEAN

Visi Strategis 2025-2027

● 2025: Peluncuran Platform Aset Keuangan Digital Indonesia fokus pada kredit karbon
● 2026: $25 miliar aset ditokenisasi di seluruh pasar
● 2027: $100 miliar aset dikelola, hub ASEAN-MENA beroperasi penuh

“Hari ini menandai perjalanan Indonesia menuju kepemimpinan dalam revolusi aset tokenisasi global,” kata Yayang Ruzaldy, Direktur PT Edena Capital Nusantara. “Dengan keterlibatan pemangku kepentingan yang kuat dan teknologi kelas dunia, kami mengarahkan gelombang tokenisasi $16 triliun ke Indonesia.”

 

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru