Breaking News! Amerika Resmi Boombardir Iran! Trump Umumkan Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran: Tiga Lokasi Dihantam, Fordow Alami Kerusakan Terparah

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington, TeropongRakyat.co — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir milik Iran pada Sabtu malam waktu setempat. Serangan ini menandai eskalasi besar dalam konflik regional yang melibatkan AS, Iran, dan Israel. Minggu,(22/06/2025).

Tiga lokasi yang menjadi target adalah fasilitas nuklir di Fordow, Natanz, dan Esfahan, dengan kerusakan terparah terjadi di Fordow. Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui media sosial dan dikutip CNBC International, Trump menyebut operasi militer ini sebagai “sangat sukses”.

“Kami telah menyelesaikan serangan kami yang sangat sukses terhadap tiga lokasi nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat. Selamat kepada prajurit Amerika kita yang hebat. Tidak ada militer lain di dunia yang dapat melakukan ini. SEKARANG WAKTUNYA UNTUK PERDAMAIAN!” tulis Trump.

Breaking News! Amerika Resmi Boombardir Iran! Trump Umumkan Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran: Tiga Lokasi Dihantam, Fordow Alami Kerusakan Terparah - Teropong Rakyat

Serangan ini dilakukan menggunakan pembom siluman B-2 Spirit milik Angkatan Udara AS yang lepas landas dari Missouri dan melintasi Samudra Pasifik menuju Iran. Pesawat tersebut membawa GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP), bom penghancur bunker seberat 30.000 pon.

Baca Juga:  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pada Acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2024

Langkah militer ini menempatkan AS dalam konfrontasi langsung dengan Iran, sekaligus memperdalam keterlibatan Washington di kawasan Timur Tengah. Hal ini bertolak belakang dengan janji Trump sebelumnya yang menyatakan enggan menyeret militer AS kembali ke konflik aktif di kawasan tersebut.

Padahal, hanya dua hari sebelumnya, Trump sempat menyatakan masih memberi waktu dua minggu untuk melihat apakah konflik antara Israel dan Iran bisa diselesaikan melalui jalur diplomatik.

“Berdasarkan fakta bahwa ada peluang besar negosiasi yang mungkin atau mungkin tidak terjadi dengan Iran dalam waktu dekat, saya akan membuat keputusan dalam dua minggu ke depan,” ujar Trump, Kamis lalu, melalui pernyataan resmi Gedung Putih.

Baca Juga:  Kapolres Metro Depok dan Dandim 0508 Kota Depok Amankan Pendaftaran paslon Walikota Depok

Di balik layar, pemerintahan Trump dilaporkan telah melakukan upaya diplomasi intensif untuk merundingkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran. Bahkan, Trump dikabarkan sempat mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar menunda serangan militernya ke Iran.

AS dan Israel selama ini bersikukuh bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Trump sendiri sebelumnya menarik AS keluar dari perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani di era Presiden Barack Obama, karena dinilai tidak cukup efektif menghentikan ambisi pengayaan uranium Iran.

Israel, di sisi lain, terus menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir secara diam-diam. Netanyahu bahkan secara terbuka menyatakan akan melanjutkan serangan ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran hingga negara itu tidak lagi memiliki kemampuan teknologi nuklir.

Dengan serangan ini, tensi di Timur Tengah kembali memanas, dan dunia kini menanti apakah akan ada eskalasi lebih lanjut atau justru peluang perdamaian terbuka lebar.

Berita Terkait

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:51 WIB

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 10:46 WIB

Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Berita Terbaru

TNI – Polri

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:45 WIB