Terdakwa Zulkarnaen Tegaskan Budi Arie Tak Terima Dana Judi Online, FGMI : Itu Fakta Yang Sulit Dibantah

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Selatan, Teropongrakyat.co -Terdakwa Zulkarnaen Apriliantony dengan tegas membantah bahwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menerima aliran dana dari praktik judi online (judol) yang dilindungi oleh oknum pegawai kementerian. Pernyataan ini disampaikan Zulkarnaen saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).

Zulkarnaen, yang juga dikenal sebagai Tony, meluruskan sejumlah pemberitaan yang mengaitkan nama Budi Arie dengan aliran dana judi online. Ia menegaskan bahwa Budi Arie sama sekali tidak menerima uang maupun keuntungan dari situs judi yang dilindungi.

Bahkan, Zulkarnaen menambahkan bahwa Budi Arie tidak mengetahui praktik perlindungan tersebut.

“Pak Budi Arie tidak menerima apapun dari perjudian online ini. Dia tidak tahu sama sekali,” kata Zulkarnaen di hadapan majelis hakim.

Ia juga menegaskan kesungguhannya dengan menyatakan sanggup mempertanggungjawabkan ucapannya di dunia dan akhirat.

Baca Juga:  Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pers Berkualitas

“Saya bisa pertanggungjawabkan dunia akhirat”, kata Zulkarnaen.

Menanggapi kesaksian Zulkarnaen Apriliantony di persidangan, Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI), Muhamad Suparjo SM menegaskan bahwa keterangan dan kesaksian dari Zulkarnaen merupakan fakta persidangan dan sulit untuk dibantah bahwa Budi Arie sama sekali tidak terlibat dalam praktek judi online.

“Kesaksian Zulkarnaen di persidangan bahwa Budi Arie tidak terlibat sama sekali dalam kasus Judol itu fakta, sulit untuk bantah fakta itu karena itu fakta persidangan”, kata Koordinator FGMI, Muhamad Suparjo SM kepada awak media, Selasa (27/05/2025).

“Kenapa saya bilang itu sulit dibantah? Karena kesaksian zulkarnain sangat serius di persidangan, sampai dia berani bersumpah dan bertanggungjawab dunia akhirat”, tambahnya.

Lebih lanjut, Suparjo mengatakan bahwa nama Budi Arie hanya dijadikan alat agar para terdakwa kasus judi online dapat menjalankan bisnis kotornya.

Baca Juga:  Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Humas Dpp Lsm Gempita: Apa Kabar Firli Bahuri?

“Sesuai keterangan dari Zulkarnain kalau nama Budi Arie itu hanya dijual untuk melanggengkan bisnis kotor mereka.

Jadi seakan-akan perbuatan terdakwa itu legal dan atas pengetahuan Pak Budi Arie. Padahal faktanya Pak Budi Arie itu tidak tahu sama sekali karena kalau tahu pasti langsung disikat itu sama beliau”, kata Suparjo.

Suparjo juga meminta agar semua pihak berhenti membuat framing jahat dan negatif terhadap Budi Arie Setiadi. Karena sangat berdampak negatif terhadap nama baik Budi Arie.

“Saya minta semua pihak agar tidak terus menerus menyudutkan Budi Arie dalam kasus judol ini, karena menimbulkan dampak negatif terhadap nama baik Budi Arie.

Makanya kita harus melihat fakta secara utuh agar tahu kebenaran yang hakiki dan tidak terbawa oleh opini liar dan tendensius”, tutup Suparjo kepada awak media, Selasa (27/05/2025).

Berita Terkait

Kodim 0503/JB Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat di Tengah Kemarau
Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Latih Senkom SAR Kota Pasuruan Tangani Risiko Kecelakaan dan Kebakaran
PEWARNA Indonesia Hadir di Kemenag, Doa Lintas Agama di 7 Propinsi dan Jaga Kesatuan Bangsa
Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?
Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik
S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan
Guruh Sukarnoputra, Tokoh Budaya dan Putra Tokoh Proklamator Berpulang, PEWARNA Indonesia Sampaikan Duka Mendalam
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Keluarga Mohon Doa dan Maaf

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:57 WIB

Kodim 0503/JB Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat di Tengah Kemarau

Selasa, 29 September 2026 - 13:36 WIB

Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Latih Senkom SAR Kota Pasuruan Tangani Risiko Kecelakaan dan Kebakaran

Selasa, 29 September 2026 - 10:41 WIB

PEWARNA Indonesia Hadir di Kemenag, Doa Lintas Agama di 7 Propinsi dan Jaga Kesatuan Bangsa

Senin, 28 September 2026 - 09:51 WIB

Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?

Minggu, 27 September 2026 - 09:42 WIB

Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik

Berita Terbaru