Kinerja Kabinet Dinilai Positif, 63,7% Publik Mengaku Puas

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co – Panel Survei Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka selama 21 bulan masa kepemimpinan.

Survei ini memotret persepsi publik menjelang dua tahun pemerintahan, khususnya terhadap sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), BPJS Kesehatan, efisiensi anggaran, Sekolah Rakyat, Bantuan Sosial (Bansos/BLT), serta stabilitas harga dan ketersediaan sembako.

Hasilnya, sebanyak 80,4 persen responden menyatakan puas, sementara 16,7 persen tidak puas, dan 2,9 persen tidak menjawab.

Direktur Eksekutif PSI, Djusman H. Umar, menyebut tingginya tingkat kepuasan menunjukkan mayoritas masyarakat merasakan langsung manfaat program pemerintah.

«“Publik melihat adanya komitmen pemerintah dalam membantu kehidupan masyarakat, menjaga stabilitas harga dan pasokan sembako di tengah ketidakpastian global,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).»

Program Rakyat Jadi Penopang Kepuasan

Tingkat kepuasan publik dipengaruhi oleh keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program sosial prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG):

– 98,3% responden mengetahui program ini
– 73,2% ingin program dilanjutkan
– 20,8% ingin dihentikan
– 6% tidak menjawab

BPJS Kesehatan:

– 96,8% mengetahui program
– 87,4% ingin dilanjutkan
– 10,4% ingin dihentikan
– 2,2% tidak menjawab

Baca Juga:  Guru Besar IPB dan Pakar Pangan Universitas Andalas Optimis Mayjen Novi Bawa Perubahan Besar di Tubuh Bulog

Efisiensi Anggaran:

– 71,8% mengetahui program
– 76,1% menilai sesuai tujuan
– 21,9% menilai belum sesuai
– 2% tidak menjawab

Sekolah Rakyat:

– 67,2% mengetahui program
– 81,7% puas dan setuju
– 13,6% tidak puas
– 4,7% tidak menjawab

Bansos/BLT:

– 94,1% mengetahui program
– 85,5% puas dan ingin dilanjutkan
– 8,2% ingin dihentikan
– 6,3% tidak menjawab

Stabilitas Harga dan Sembako:

– 77,4% puas
– 18,7% tidak puas
– 3,9% tidak menjawab

Simulasi Politik: Gerindra dan Prabowo Unggul

PSI juga memotret simulasi pilihan politik jika pemilu digelar saat survei dilakukan.

Simulasi Partai Politik:

– Gerindra: 28,7%
– PDIP: 22,3%
– Golkar: 10,1%
– PKB: 9,8%
– PAN: 8,2%
– Lainnya: 15,4%
– Tidak menjawab: 5,5%

Simulasi Pilpres (Figur):

– Prabowo Subianto: 48,3%
– KDM: 19,1%
– Anies Baswedan: 9,3%
– Gibran Rakabuming Raka: 7,5%
– Ahok: 4,6%
– Lainnya: 10,2%
– Tidak menjawab: 1%

Kinerja Kabinet dan Lembaga Negara

Secara umum, kinerja Kabinet Merah Putih juga mendapat penilaian positif:

– 63,7% puas
– 25,2% tidak puas
– 11,1% tidak menjawab

Sementara lembaga negara yang paling dipercaya publik:

Baca Juga:  Panduan untuk Menyusun Kontrak Kerja di Indonesia

– Mahkamah Konstitusi: 23%
– KPK: 21,3%
– Polri: 20,1%
– TNI: 15,7%
– Kejagung: 9,3%
– Lainnya: 4,3%
– Tidak menjawab: 3%

Kesimpulan Survei

PSI menyimpulkan tingkat kepuasan publik yang tinggi (80,4 persen) dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

1. Tingginya pengetahuan masyarakat terhadap program pemerintah
2. Manfaat program sosial yang dirasakan langsung
3. Stabilitas harga dan ketersediaan sembako
4. Efisiensi anggaran yang mulai dipahami publik
5. Persepsi positif terhadap kinerja pemerintah dan lembaga negara

Metodologi Survei

– Waktu: 20–27 Juli 2026
– Jumlah responden: 1.270 orang
– Cakupan: Seluruh provinsi di Indonesia
– Metode sampling: Multistage Random Sampling
– Pengumpulan data: Wawancara tatap muka (verifikasi digital)
– Margin of Error: ±2,75%
– Tingkat kepercayaan: 95%

Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, dengan komposisi proporsional berdasarkan wilayah, jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, serta karakteristik perkotaan dan perdesaan.

Panel Survei Indonesia (PSI) merupakan lembaga riset independen yang fokus pada survei opini publik, analisis kebijakan, serta kajian ekonomi, politik, dan pemerintahan. PSI berkomitmen menghadirkan riset berbasis metodologi ilmiah guna memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Berita Terkait

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal
GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif
TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT
Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga
Survei PSI : 21 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tingkat Kepuasan Publik Tembus 80,4 Persen
Puji Komitmen Asta Cita Presiden Prabowo, Ekonom Konstitusi Sebut BUMN Harus Lepas dari Jebakan Orientasi Laba
Suyono dan Bakso Krismon: Kisah Inspiratif Penjual Bakso yang Tak Pernah Menyerah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal

Rabu, 2 September 2026 - 16:34 WIB

GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:43 WIB

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga

Berita Terbaru