Zulhas dan Dedi Mulyadi Bongkar Wisata Hibisc Fantasy, Karena Penyalahgunaan Lahan

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cisarua, Teropongrakyat.co – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memimpin langsung penyegelan empat area lahan milik sejumlah perusahaan yang diduga merusak lingkungan di kawasan Cisarua, Bogor, Kamis (6/3/2025).

“Kita mendukung penuh langkah Menteri KLH dan Gubernur Jawa Barat dalam menertibkan kawasan,” ujar Zulhas saat melakukan penyegelan di kawasan resapan PT Perkebunan Nusantara I – Unit Agrowisata Gunung Mas, Cisarua.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengambil langkah tegas dengan membongkar taman rekreasi *Hibisc Fantasy* di kawasan Puncak, Bogor. Wisata yang dikelola oleh anak perusahaan BUMD, PT Jaswita Jabar, itu resmi dibongkar karena alih fungsi lahan yang melanggar ketentuan.

Baca Juga:  Lagi Lagi Terjadi Asusila Di Lingkungan Pesantren,Pendidik Dan Sekolah MTs Negeri Wonosobo Lepas Tanggung Jawab Kepada Siswa

Taman rekreasi yang dikelola Jaswita Lestari Jaya (JLJ) awalnya hanya memiliki izin untuk mengelola lahan seluas 4.800 meter persegi, tetapi ternyata diperluas hingga 15.000 meter persegi.

“Karena mereka tidak mau bongkar sendiri, saya perintahkan Satpol PP Jabar bersama Pemkab Bogor untuk mulai pembongkaran hari ini,” tegas Dedi.

Baca Juga:  Puncak Arus Mudik Nataru Terjadi 24 Desember, Fatalitas Kecelakaan Turun 23,23 Persen

Ia menegaskan bahwa penertiban ini dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap badan usaha milik daerah.

“Saya tidak segan-segan. Walaupun ini BUMD Jawa Barat, mereka harus jadi contoh. Jika melanggar, ya harus ditindak,” kata Dedi.

Dedi juga meminta maaf kepada masyarakat atas alih fungsi lahan yang terjadi di kawasan Puncak dan berjanji akan mengembalikan kawasan tersebut sesuai peruntukannya.

“Saya minta maaf kepada masyarakat. Ini terjadi karena ada pembukaan areal wisata di kawasan perkebunan yang seharusnya tidak ada. Kita bongkar jika memang melanggar aturan,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI
FWJ Indonesia Rayakan HUT ke-7 dan Lantik Pengurus Baru, Tegaskan Komitmen Pembuktian dan Pengabdian untuk Pers Indonesia
Bawas MA Turun Tangan, Aduan Ahli Waris Makawi Resmi Disurati ke PN Jakarta Utara
PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL
Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir
KCN Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Hari Mangrove Sedunia 2026, Perkuat Konservasi Pesisir Marunda
Puluhan Mobil Roda Empat dan Roda Enam Terpuruk saat Lewati Jalan Lintas yang Rusak
Bau Menyengat Diduga dari Kawasan KBN, Warga Cilincing Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI dan Instansi Lingkungan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:42 WIB

PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:24 WIB

FWJ Indonesia Rayakan HUT ke-7 dan Lantik Pengurus Baru, Tegaskan Komitmen Pembuktian dan Pengabdian untuk Pers Indonesia

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:58 WIB

Bawas MA Turun Tangan, Aduan Ahli Waris Makawi Resmi Disurati ke PN Jakarta Utara

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:59 WIB

PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL

Senin, 27 Juli 2026 - 22:49 WIB

Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir

Berita Terbaru

TNI – Polri

Wakil Panglima TNI Tutup Dikreg LV Sesko TNI TA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:55 WIB