Demo ASN di Kemendiktisaintek, Menteri Satryo Jelaskan Alasan ‘Bersih-Bersih’ Pegawai Diduga Karena ASN Tolak Dimutasi

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo ASN kemdiktisaintek

Demo ASN kemdiktisaintek

Jakarta, Teropongrakyat.co – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkap alasan terjadinya demonstrasi pegawai aparatur sipil negara (ASN) di kantornya pada Senin (20/1/2025) pagi. Ia menyebut aksi tersebut terkait upaya mutasi besar-besaran dalam rangka ‘bersih-bersih’ pegawai setelah pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) menjadi tiga kementerian. Selasa, (21/01/2025).

Satryo menjelaskan, mutasi ini merupakan langkah untuk menyesuaikan struktur organisasi baru sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan efisiensi anggaran pemerintah. “Demo itu terkait kami sedang melakukan upaya mutasi besar-besaran karena pecahnya jadi tiga menteri, kita perlu banyak orang, kita ingin benahi sesuai amanat presiden harus hemat dengan anggaran pemerintah,” ujarnya dikutip dari detikJabar, Senin (20/1/2025).

Baca Juga:  Polres Jepara Dinilai Lamban, Penanganan Kasus Rekayasa Dokumen Desa Rajekwesi

Namun, proses mutasi ini tidak berjalan mulus. Satryo mengakui adanya pihak yang tidak setuju dengan keputusan tersebut, sehingga memicu demonstrasi yang menarik perhatian publik nasional. “Kita melakukan mutasi yang cukup besar, karena memang ada pihak yang berkenan,” tambahnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, juga menyatakan bahwa Kemendiktisaintek terbuka terhadap berbagai isu dan dinamika selama proses transisi ini. Ia menegaskan, rotasi, promosi, dan mutasi adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi yang lumrah terjadi dalam setiap institusi. “Rotasi, promosi, dan mutasi ASN pada masa transisi Kementerian ini merupakan hal yang lumrah sebagai upaya penyegaran organisasi dan tour of duty,” ucap Khairul dalam rilis yang diterima detikEdu.

Demonstrasi yang dilakukan ratusan ASN Kemendiktisaintek ini berawal dari pemberhentian seorang pegawai bernama Neni Herlina. Neni mengaku menerima perlakuan tidak menyenangkan dari Menteri Satryo terkait kinerjanya. “Ketika saya menjalankan tugas, tapi ya perlakuannya sudah begitu. ‘Ini kesalahan pertama ya’ waktu pertama kali. ‘Nanti kalau dua lagi, saya pecat kamu’ dari pertama tuh udah begitu,” ungkap Neni.

Baca Juga:  Polri Raih Penghargaan Lembaga Dengan Pelayanan dan Komunikasi Terbaik

Selama demonstrasi, kantor Kemendiktisaintek dipenuhi spanduk dan karangan bunga yang menyindir Menteri Satryo dengan tagar seperti #Lawan, #MenteriDzolim, dan #PagayubanPegawaiDikti.

Menanggapi situasi ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyarankan agar diadakan dialog internal di tingkat kementerian untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Sejauh ini kita yakin bisa diselesaikan dengan dialog dari hati ke hati dan kepala dingin,” ujarnya.

Berita Terkait

Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  
Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan
Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas
Diduga Ada Pembiaran, Operasional Wahana Taman Bunga Celosia Dipertanyakan
Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera
Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!
Rangkaian Program “Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan
Wadahi Pengamen Penyandang Disabilitas dan Musisi Kota Batu, Mikutopia Berikan Ruang Ekspresi Lewat Live Musik

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:38 WIB

Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan

Senin, 13 April 2026 - 19:31 WIB

Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas

Senin, 13 April 2026 - 18:17 WIB

Diduga Ada Pembiaran, Operasional Wahana Taman Bunga Celosia Dipertanyakan

Minggu, 12 April 2026 - 17:35 WIB

Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera

Minggu, 12 April 2026 - 15:32 WIB

Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!

Berita Terbaru