Ratusan Massa Geruduk KPK, Dari Petasan Hingga Batu Melayang. KPK Sebut Ada Ancaman Pidana, Aktivis 98: Kredibilitas Lembaga Antirasuah Dipertanyakan?

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Aksi masyarakat sipil mendesak Harun Masiku ditangkap kembali terjadi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, namun aksi tersebut diwarnai pelemparan batu dan petasan dari massa aksi, Senin (23/12).

Sementara itu Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Tessa Mahardhika turut menanggapi aksi itu. Selain menyebut KPK juga mendukung massa aksi yang meminta KPK mengusut semua kasus korupsi, Tessa pun angkat bicara terkait aksi unjuk rasa atau demonstrasi sekelompok orang yang berlangsung anarkis di depan Gedung Merah Putih KPK.

“Kami berharap masyarakat yang menyampaikan aspirasi tersebut untuk bisa menyampaikan secara baik, tidak melakukan vandalisme, tidak melakukan perusakan karena itu juga bisa akan menjadi sebuah tindakan pidana tersendiri yang bisa dikenakan,” jelas Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (23/12).

Baca Juga:  Kodam IV/Diponegoro, BNPB dan Forkopimda Kompak Bantu Korban Banjir Jepara
Ratusan Massa Geruduk KPK, Dari Petasan Hingga Batu Melayang. KPK Sebut Ada Ancaman Pidana, Aktivis 98: Kredibilitas Lembaga Antirasuah Dipertanyakan? - Teropong Rakyat
Foto: Asap Mengepul di Depan Gedung Merah Putih KPK Disertai Lemparan Batu, Botol, Dan Petasan

 

Terpisah, Aktivis 98 yang akrab disapa Kamper angkat bicara terkait unras yang berujung anarkis di lembaga antirasuah kemarin, Kamper mendukung dorongan aspirasi dari masyarakat dalam penuntasan perkara korupsi yang kini berjalan ditempat bahkan mengalami kemunduran alias mandul.

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum sah-sah saja, toh dilindungi undang-undang (UU). Hanya saja, Kamper  mengimbau kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa untuk tidak melakukan perusakan.

Diberitakan, unjuk rasa di depan Gedung Lembaga Antirasuah, Jakarta, pada Senin (23/12) petang, berlangsung ricuh dan anarkis. Massa pendemo yang awalnyq menuntut Lembaga Antirasuah agar menangkap buronan mantan calon anggota legislatif (caleg) PDIP Harun Masiku, diwarnai  penyerangan hingga perusakan. para demonstran melakukan bakar-bakaran hingga melempari Gedung Lembaga Antirasuah Merah Putih dengan batu, tanah basah, dan botol.

Baca Juga:  Usaha Scrap di Pemukiman Padat Rorotan Disorot, Jalan Berlumpur dan Diduga Tak Berizin

Lebih lanjut Kamper mengatakan, “masyarakat sekarang tidak bodoh, apalagi banyaknya kasus korupsi yang mangkrak  salah satunya selain Harun Masiku ada Kasus Firli Bahuri yang sampai saat ini tenggelam dan memasuki Peradilan hukum kedalaman rimba tergelap”.

“Wajar saja mereka melakukan aksi vandalisme dengan mencorat-coret bagian depan Gedung KPK dengan tulisan hinaan. Ya, sudah jelas ko, kredibilitas Lembaga Antirasuah (KPK-red) patut dipertanyakan?, “tandas Kamper, Selasa (24/12).

“Apalagi sekarang, lagi dan lagi lembaga antirasuah dipimpin oleh Korps Tribrata, ya bukan berarti saya secara eksplisit mengatakan, ini Lembaga Antirasuah (KPK) atau Polsek Kuningan, lebih tepatnya?, “pungkas Kamper.

 

Penulis : Ruhan

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: (Biro Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi

Berita Terkait

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum
Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Polsek Setu Gelar Program “Sabuk Kamtibmas”, Gandeng Ormas dan Ojol Perkuat Sinergi Keamanan
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 02:08 WIB

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum

Sabtu, 25 April 2026 - 16:45 WIB

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 April 2026 - 14:19 WIB

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Berita Terbaru

TNI – Polri

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:45 WIB