Bangga! Game Karya Mahasiswa Indonesia Verde and the Echoing Water Juara di 3 Negara, 2 Benua!

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antimeta Studio, studio game asal Jakarta yang terdiri dari lima mahasiswa BINUS University Program Sarjana Game Application & Technology, sukses meraih berbagai penghargaan dengan game mereka, Verde and the Echoing Water. Game ini berhasil mendapatkan penghargaan di tiga ajang berbeda: SEA Game Awards pada LEVEL UP KL 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia; GameXcellence Awards di Melbourne, Australia; dan Nuon GameDev Pitch Battle Arena pada IGDX 2024 di Bali, Indonesia.

Gambar 1. Game Karya Mahasiswa Indonesia, Verde and the Echoing Water

Perjalanan Antimeta Studio pada tahun ini bermula pada LEVEL UP KL 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia, di mana game Verde and the Echoing Water, telah terpilih sebagai salah satu finalis dari SEA Game Awards 2024. Pada acara ini, Verde and the Echoing Water dinominasikan untuk kategori “Best Student Game” dan berhasil memenangkan kategori “Audience Choice Award”.

Gambar 2. Game Verde and the Echoing Water memenangkan Audience Choice Award, LEVEL UP KL 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia 

Acara selanjutnya adalah GameXcellence Awards yang diselenggarakan oleh Edvantage Institute Australia, di mana Verde and the Echoing Water berhasil meraih penghargaan “International Game Award”. Dengan penghargaan ini, Antimeta Studio juga diberikan kesempatan untuk memamerkan game ini di PAX Aus 2024 di Melbourne, Australia, yang merupakan festival game terbesar di Australia 

Baca Juga:  Halo Robotics Perkenalkan Drone Kargo: Solusi Modern untuk Distribusi Hasil Panen

Gambar 3. Game Verde and the Echoing Water hadir pada PAX Aus 2024 di Melbourne, Australia

Penghargaan berikutnya yang Antimeta Studio terima adalah dari acara Nuon GameDev Pitch Battle Arena, yang diselenggarakan oleh Nuon Digital Indonesia sebagai bagian dari acara Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2024. Acara ini merupakan sebuah lomba pitching, di mana peserta mempresentasikan game mereka kepada sebuah panel juri dan sekelompok publisher serta investor. Dalam acara ini, Antimeta Studio berhasil memenangkan penghargaan “Best Pitch” dan menerima penghargaan tersebut di acara penutup IGDX 2024.

Gambar 4. Game Verde and the Echoing Water hadir pada Nuon GameDev Pitch Battle Arena, Bali, Indonesia

Kepala Program Sarjana Game Application & Technology BINUS University, David, menyampaikan harapannya bahwa “Prestasi yang diraih oleh tim mahasiswa kami (Antimeta Studio) dengan game Verde and The Echoing Water dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa di mana pun, serta mendukung PERPRES No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional”

Baca Juga:  QNAP Memperkenalkan QSW-M3224-24T Managed Switch 24-Port 10GbE L3 1U berkinerja tinggi yang mendukung redundansi MC-LAG dan aplikasi AV-over-IP

Lebih lanjut dalam Verde and the Echoing Water mengajak pemain mengikuti kisah Verde, seorang anak dari Dewdrop Valley yang membantu mengatasi krisis air bersih dengan membangun infrastruktur untuk menyalurkan air ke seluruh kota. Dengan lebih dari ribuan wishlist di Steam, game ini mendapat sambutan positif dari komunitas gamer dan menarik perhatian investor, dengan potensi pendanaan ratusan juta rupiah untuk pengembangan lebih lanjut. Karya ini dibuat oleh Antimeta Studio, sebuah studio game asal Jakarta yang didirikan oleh lima mahasiswa Program Sarjana Game Application & Technology, BINUS University: Sean Matthew dan Michael Jan sebagai programmer, Wilson Nathaniel sebagai desainer, serta Gede Bramanta dan Christopher Elroy Chandra sebagai artist.

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru