Pasuruan| Teropongrakyat.co – Gabungan komunitas sosial dari Pasuruan dan Malang yang terdiri dari Tim Komunitas Gak Jelas alias tim GJ Pasuruan, tim Lawang Peduli PT Exel Mandiri dan beberapa komunitas Ambulance Malang yang tergabung dalam STRKTB melakukan aksi sosial dengan mengirim dan menyerahkan bantuan secara langsung ke masyarakat terdampak banjir akibat letusan gunung Semeru di Lumajang pada Rabu, 23/12/2025.
Menurut Yanik selaku ketua panitia dari tim GJ Nongkojajar Pasuruan menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan yang di salurkan kepada masyarakat Lumajang terdampak bencana banjir lahar Semeru tersebut merupakan kumpulan donasi dari berbagai element masyarakat Pasuruan – Malang, dari beberapa perusahaan sekitar dan dari Den POM Lawang – Malang.
“Kami dari tim GJ 10 personil , dari Lawang Peduli sekitar 15 personil dan Tim Ambulance Malang STRKTB yang di pelopori oleh saudara Rio yang berjumlah 15 orang pada hari Selasa sekitar pukul 16.00 berkumpul di kantor PT Exel Mandiri – Lawang milik H. Dayak untuk mengangkut bantuan yang telah disiapkan.
Bantuan dari PT Exel Mandiri tersebut yaitu sembako berupa beras 1 ton, gula 4 kwintal, minyak goreng beberapa kardus.
Adapun bantuan dari perusahaan lain yaitu berupa pallet kayu dari PT Otsuka sebanyak 55 buah dan dari PT Tri Surya Plasti sebanyak 50 buah.
Sedangkan bantuan dari Tim GJ sendiri berupa selimut dewasa dan anak anak sejumlah sekitar 50 pcs, dari tim relawan Ambulance STRKTB berupa snack sekitar 154 pcs dan ratusan pakaian anak,” jelas Yanik pada awak media.
Setelah tim relawan gabungan mengangkut dan membawa seluruh donasi tersebut diatas kemudian semuanya bergerak menuju ke Den POM Lawang Malang untuk menerima donasi berupa uang sebesar 5 juta rupiah dan beberapa kwintal beras dari Kepala Den POM Lawang Malang sekaligus acara pelepasan pemberangkatan relawan gabungan dari Den POM Lawang – Malang pada pukul 19.00.
” Kami sampai di Lumajang sekitar pukul 23.00 lantas istirahat semalam di salah satu masjid, kemudian esok hari pada Rabu 24/12/2025 pukul 07.00 kami mulai menyalurkan donasi dan bantuan ke tiga titik lokasi yang paling terdampak yaitu di desa Sumber Langsep, Supit Urang dan Pronojiwo. Adapun kegiatan penyaluran bantuan tersebut berkahir sekitar pukul 10.00,” lanjut Yanik mengakhiri wawancara dengan awak media.
(Yuditri)























































