Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTiga Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait Diduga Akibat Tembakan Salah SasaranKomentar: 0

Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait Diduga Akibat Tembakan Salah Sasaran

Teropong Rakyat, 24 Februari 2026, 10:53 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
Advanced Fighter Jets Flying Together Above The Clouds. Accelerates And Disappears. War And Air Force Related 3D Illustration Render.Foto: Dokumentasi

Kuwait, teropongrakyat.co – Tiga jet tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di wilayah Kuwait pada Minggu malam waktu setempat akibat dugaan insiden tembakan salah sasaran (friendly fire). Insiden tersebut terjadi saat jet-jet tempur itu tengah menjalankan misi militer untuk mendukung operasi melawan Iran.

Berdasarkan keterangan dari United States Central Command (CENTCOM), pesawat yang jatuh merupakan jenis F-15E Strike Eagle. Sistem pertahanan udara Kuwait disebut secara tidak sengaja menembak jatuh jet-jet tersebut.

Enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat dan telah dievakuasi. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Dukung Pengembangan SDM Muda, TPK Koja Terima Kunjungan Industri Mahasiswa ULBI (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional)

Insiden ini terjadi saat jet-jet tempur tersebut terlibat dalam misi mendukung operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran yang dikenal dengan sandi Operasi Epic Fury. Namun, detail lengkap mengenai kronologi kejadian maupun mekanisme kesalahan identifikasi target masih dalam proses penyelidikan.

Kementerian Pertahanan Kuwait dalam pernyataan resminya pada Senin dini hari membenarkan adanya “beberapa” jet tempur AS yang jatuh di wilayahnya. Meski demikian, pihak Kuwait belum merinci jumlah pasti pesawat yang terdampak maupun penyebab pasti insiden tersebut.

Baca Juga:  Pelindo Petikemas Naik Daun: Pertumbuhan 5 Persen Dihidupkan Oleh Komoditas Kelapa, Plywood & Karet

Setiap unit F-15E Strike Eagle diketahui bernilai puluhan juta dolar AS, sehingga insiden ini diperkirakan menimbulkan kerugian material yang signifikan. Selain itu, peristiwa tersebut juga berpotensi memicu evaluasi serius terhadap sistem koordinasi pertahanan udara antara militer AS dan Kuwait.

Penyelidikan gabungan antara pihak militer AS dan otoritas Kuwait kini tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden serta menentukan tanggung jawab atas peristiwa yang disebut sebagai salah satu insiden salah sasaran paling serius di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Lihat Internasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Internasional
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain