Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, teropongrakyat.co– Seorang wanita berinisial NH (58), yang diketahui merupakan aparatur sipil negara (PNS), menjadi korban penganiayaan di kawasan Perumahan Dramaga Hijau, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (15/4/2026) pagi.

Informasi yang dihimpun dari team di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, tidak lama setelah korban pulang dari salat Subuh.

Korban diduga diserang oleh keponakannya sendiri berinisial MR (24). Saat kejadian, korban sempat berusaha menenangkan pelaku yang disebut-sebut tengah dalam kondisi tidak stabil. Namun, situasi justru memanas hingga berujung aksi kekerasan.

Baca Juga:  BRI Luncurkan Logo Rebranding di Kantor Kas Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Warga sekitar mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut, mengingat lingkungan perumahan dikenal relatif aman dan kondusif. Beberapa warga juga menyebut pelaku sebelumnya menunjukkan perilaku yang tidak biasa.

Baca Juga:  Siap Tempur ke Papua, Kapal Perang TNI Angkut Pasukan Elite Para Raider Kostrad

“Korban itu orang baik, tidak pernah ada masalah. Kami juga kaget pelakunya justru dari keluarga sendiri,” ujar salah satu warga setempat.

Sementara itu, pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan kini telah diamankan oleh pihak berwenang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan motif serta kondisi kejiwaan pelaku secara menyeluruh.

T donie

Berita Terkait

Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit
Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi
Erupsi GUNUNG ANAK KRAKATAU, Warga BOGOR Waspadai Sebaran ABU VULKANIK
Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online
Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI
Sampah Menutup Kali Rawa Malang, Ancaman Pencemaran Laut di Depan Mata
LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan
Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:44 WIB

Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit

Minggu, 6 September 2026 - 10:45 WIB

Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi

Minggu, 6 September 2026 - 08:38 WIB

Erupsi GUNUNG ANAK KRAKATAU, Warga BOGOR Waspadai Sebaran ABU VULKANIK

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online

Sabtu, 5 September 2026 - 13:39 WIB

Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI

Berita Terbaru