Tidak Lulus SNBT? Pilih BINUS UNIVERSITY, Perguruan Tinggi Swasta Nomor 1

- Jurnalis

Selasa, 2 Juli 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gagal seleksi SNBT? Tidak perlu khawatir, BINUS University menawarkan program kuliah 2,5 tahun untuk langsung gapai karier. Apa saja kelebihannya?

Setiap tahunnya, ujian tertulis untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) selalu menghadirkan kompetisi yang sengit. Karena itu, sayangnya tidak semua peserta bisa memasuki program studi di kampus idaman mereka. Namun, mereka tidak perlu berkecil hati setelah pengumuman SNBT pada tanggal 13 Juni 2024 lalu karena ada solusi alternatif dari BINUS University. Hanya dengan berkuliah selama 2,5 tahun saja, mereka bisa langsung menggapai karier.

4 Kelebihan Utama Program Kuliah 2,5 Tahun BINUS University

Mengapa mahasiswa yang gagal SNBT bisa mempertimbangkan tawaran terbaru dari BINUS ialah kuliah 2,5 tahun, langsung gapai karir. Berikut adalah berbagai kelebihannya untuk membantu mereka langsung mewujudkan karier idaman:

1. Enrichment program untuk langsung menggapai karier

Apa pun bidang pekerjaan yang ingin ditekuni oleh mahasiswa, BINUS University akan memastikan mereka bisa segera menggapainya setelah lulus melalui enrichment program. Program ini terdiri dari 7 track yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana jangka panjang: penelitian, pengabdian kepada masyarakat, studi ke luar negeri, magang di perusahaan, studi independen, mengambil jenjang studi lanjutan, dan merintis startup sendiri.

Selama menjalani enrichment program tersebut, mahasiswa akan belajar secara praktik untuk memperoleh dan mengaplikasikan berbagai skill yang dibutuhkan industri. Selain itu, BINUS University juga menawarkan banyak fasilitas canggih dan terbaru seperti lab komputer, studio desain, dan lainnya untuk menunjang pembelajaran. Dengan demikian, mahasiswa akan langsung siap berkarier di bidang pilihan mereka setelah lulus.

2. Mobility Program dan Minor program yang beragam serta fleksibel

Selain mempelajari jurusan utama yang dipilih di awal, mahasiswa juga dapat mendalami ilmu di bidang lainnya untuk semakin mendukung minat mereka. Sebab, BINUS University memiliki sistem minor program yang fleksibel. Contohnya, mahasiswa yang berkuliah di jurusan teknologi dapat mempelajari mata kuliah komunikasi lintas budaya, pengelolaan human capital di tempat kerja digital, dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan bidang humaniora.

Baca Juga:  MALL@ALAM SUTERA HADIRKAN “EXTRAORDINARY INDONESIA” KEMERIAHAN HARI KEMERDEKAAN INDONESIA KE-79

BINUS UNIVERSITY juga menawarkan Mobility Program, sehingga bagi mahasiswa yang berkuliah di BINUS @Malang atau BINUS @Bandung atau BINUS @Semarang dapat merasakan kuliah di kampus BINUS di kota lain ataupun sebaliknya selama satu tahun. Contohnya, mahasiswa jurusan komunikasi BINUS @Malang ingin merasakan kuliah di BINUS @Kemanggisan atau BINUS @Alam Sutera atau BINUS @Bekasi.

3. Network nasional dan global yang luas

BINUS University telah bermitra dengan banyak kampus luar negeri, perusahaan multinasional, dan organisasi nirlaba terkenal di Indonesia. Hal ini akan sangat menguntungkan mahasiswa yang ingin menjalani program study abroad, magang untuk mengumpulkan pengalaman kerja, atau melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. 

Selain mendapatkan keterampilan teknis yang diperlukan untuk bidang karier mereka, mahasiswa juga bisa merasakan secara langsung kultur yang berbeda agar siap menghadapi dinamika globalisasi.

4. Akreditasi yang mumpuni

BINUS University menempati posisi 951-1000 dalam pemeringkatan QS World University Rankings 2025, naik dari posisi sebelumnya di peringkat 1001-1200. Di Indonesia, BINUS menempati posisi ke-10 perguruan tinggi terbaik dan merupakan perguruan tinggi swasta terbaik nomor satu yang masuk dalam pemeringkatan ini. QS World University Rankings tahun ini menilai 1.503 institusi di seluruh dunia dan 26 institusi di Indonesia, menggunakan metodologi yang mencakup lima metrik dalam sembilan aspek, yaitu: Research and Discovery (academic reputation, citations per paper), Employability and Outcomes (employer reputation, employment outcomes), Learning Experience (faculty student ratio), Global Engagement (international faculty, international research network, international students), dan Sustainability (sustainability). Pengakuan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BINUS University dalam penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga:  Planet Gadget Buka Peluang Franchise  Potensi Omzet Miliaran Per-Bulan

Semua program studi di BINUS University telah mendapatkan akreditasi Baik Sekali hingga Unggul dari BAN-PT. Bahkan, beberapa di antaranya seperti di bidang Computer Science telah memiliki akreditasi dari lembaga pendidikan luar negeri, yaitu ASIIN, ABET, dan IABEE. Selain itu, program studi humaniora di BINUS University juga telah terakreditasi oleh HEEACT (Higher Education Evaluation and Accreditation Council of Taiwan).

Semua akreditasi tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional, sangat mempertimbangkan keseluruhan kurikulum dan tingkat penyerapan alumninya di industri. Dengan demikian, meski mahasiswa hanya perlu menjalani perkuliahan yang lebih singkat, mereka tetap bisa tenang karena kualitas pendidikannya sudah terjamin. Sehingga, mereka bisa langsung terjun ke industri setelah lulus.

Beasiswa untuk Pendidikan yang Terjangkau dan Aksesibel

BINUS University memahami bahwa biaya pendidikan yang tinggi bisa menyurutkan minat calon mahasiswa untuk berkuliah. Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, BINUS University menyediakan beasiswa parsial hingga penuh untuk para calon mahasiswa yang berprestasi. Bahkan, jenis beasiswa yang tersedia pun bermacam-macam, mulai dari akademik hingga non-akademik.

Misalnya, selain beasiswa dari hasil Tes Potensi Keberhasilan Studi (TPKS), mahasiswa dapat mengajukan beasiswa prestasi olahraga (Student Athlete Scholarship), Binusfluencer untuk influencer media sosial, beasiswa berdasarkan nilai rapor sekolah, talent scouting, dan masih banyak lagi. Sehingga, apa pun pencapaian para mahasiswa, mereka bisa menikmati pendidikan yang lebih terjangkau.

Gagal diterima di kampus negeri idaman memang bisa menimbulkan rasa putus asa. Namun, BINUS University ingin mengajak generasi muda Indonesia agar tidak berkecil hati. Sebab, ada alternatif lain berupa kuliah 2,5 tahun dengan program yang kaya akan kegiatan praktik dan memiliki jaringan yang luas. Apalagi, tersedia beasiswa untuk meringankan beban biaya kuliah. Dengan mendaftar, anak-anak muda dapat langsung mewujudkan karier mereka setelah lulus.

Berita Terkait

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG
Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC
IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:42 WIB

Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:07 WIB

Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:07 WIB

IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:48 WIB

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB