Sinergi Kemendes PDT dengan ASPRINDO, jadi Pembuka Penguatan Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Sinergi pemerintahan dan pelaku usaha domestik, dinyatakan akan membuka potensi daerah untuk mandiri. Tak hanya menyasar pada membuka lapangan pekerjaan, tapi pada jangka panjang akan menjadi penguatan ekosistem industri di daerah, yang pada ujungnya akan mampu menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang saat ini dihadapi Indonesia, seperti kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.

Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Mulyadin Malik menyatakan Kementerian Desa melihat ASPRINDO sebagai mitra strategis pembangunan desa.

Mulyadin Malik juga menyatakan, ASPRINDO mempunyai jejaring lintas sektor dalam pengembangan produk unggulan desa, dan mampu mengakselerasi potensi usaha dan bisnis untuk mendukung ekonomi desa.

“Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden yang ke-6 yaitu Pembangunan dari Desa dan dari bawah untuk Pemerataan Ekonomi, yang kemudian diimplementasikan ke dalam 12 rencana aksi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal diantaranya rencana aksi ke-2 Peningkatan ketahanan pangan lokal desa (swasembada pangan) dan rencana aksi ke-9 Investasi serta kerjasama dengan Korporasi Nasional dan Investor dari Luar Negeri,”jelasnya dalam keterangannya yang diterima media ini, Sabtu (20/9/2025).

“Dampaknya, diharapkan wilayah yang dijadikan lokasi kerjasama akan terjadi akselerasi pengembangan usaha dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat wilayah tersebut,”kata Mulyadin.

Baca Juga:  Patut di Apresiasi, Pelayanan Desa Dago Penuh Dengan Dedikasi

Mulyadin juga menekankan bahwa Kemendes PDT selalu membuka peluang kerjasama untuk mendukung tugas dan fungsi kementerian desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Sementara, ASPRINDO juga mempunyai visi dan misi yang sejalan dengan kemendes untuk mendukung Asta Cita Presiden dalam pembangunan desa.

“Inilah yang diperlukan, sinergi Kementerian dengan berbagai stakeholder seperti Asprindo untuk mengakselerasi Pembangunan desa. Hal ini karena keterbatasan sumber daya pemerintah untuk mengintervensi 76 ribu lebih desa di Indonesia. Swasta juga biasanya lebih cepat beradaptasi dengan teknologi dan mempunyai inovasi. Melibatkan swasta juga membuka alih teknologi dan peningkatan keterampilan. Selain itu membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,”ungkapnya.

Harapannya, kata Mulyadin, sinergi antara Kemendes PDT dengan ASPRINDO dapat memunculkan inovasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga menjadi model yang dapat direplikasi di desa/wilayah lain.

“Kerjasama ini juga membantu dalam efisiensi anggaran APBN, selain itu pihak swasta juga diharapkan mempunyai inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di desa,”ungkapnya lagi.

Mulyadin juga menjelaskan, tahapan kerjasama Kemendes PDT dan ASPRINDO dimulai dari penandatangan MoU, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan PKS. Setelah itu, merencanakan aksi bersama yang dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Tindak Lanjut selama 3 tahun.

“Kami akan melakukan koordinasi dalam rangka mendukung pencapaian kerja sama, menyediakan data dan informasi terkait kebutuhan pemetaan, dan pengakajian potensi unggulan desa untuk mendukung digitalisasi data desa dan pembangunan daerah tertinggal,”tandasnya.

Baca Juga:  Demi Ekonomi Sumba: KSOP Waingapu dan Pelindo Perkuat Layanan Pemanduan Kapal

Ketua Umum ASPRINDO, Jose Rizal juga memaparkan dengan adanya kerja sama dengan Kemendes PDT ini diharapkan bisa meningkatkan pergerakan ekonomi di daerah.

“Dan tujuannya adalah untuk memandirikan pengusaha lokal, mensejahterakan masyarakat daerah, dan pada ujungnya akan menjadi penopang bagi perekonomian nasional,”paparnya.

“Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, sinergi pemerintah dengan pengusaha kecil harus didorong dan ditingkatkan. Karena seperti kita tahu, UMKM dan pengusaha kecil merupakan pilar penting pada perekonomian negara kita. Dan dengan mendorong perekonomian daerah, maka akan menciptakan berbagai peluang di daerah,”kata Jose.

Sinergi ini, lanjutnya, tak hanya membuka lapangan kerja di daerah tapi akan membangun suatu sistem industri dari hulu ke hilir dengan ditopang dengan manajemen yang baik dan digitalisasi.

“Jika Kampung Industri ini bisa berkembang di banyak titik di Indonesia, maka perekonomian daerah akan bisa bertumbuh tanpa terlalu banyak membutuhkan anggaran dari pusat. Dan jika perekonomian daerah bertumbuh, maka putra daerah tak perlu lagi datang ke perkotaan untuk menuai pendapatan. Daerah terbangun, masyarakat sejahtera, pembangunan merata, dan perkotaan tak lagi dibebani oleh pendatang dari daerah,”jelas Jose diakhir pernyataannya. (red)

Berita Terkait

Koramil 0818/12 Bantur Kawal Temu Kangen Ansor-Banser, Bupati Malang Hadir di Balekambang
Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota
Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II
Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Koramil 0818/12 Bantur Kawal Temu Kangen Ansor-Banser, Bupati Malang Hadir di Balekambang

Selasa, 29 September 2026 - 17:29 WIB

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota

Selasa, 29 September 2026 - 06:02 WIB

Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Berita Terbaru

Breaking News

Nyaris Adu Banteng, Pengemudi Toyota Avanza Banting Setir 

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:21 WIB