Jombang | Teropongrakyat.co –Sebanyak 50 Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, Jogoroto Kabupaten Malang, mengikuti Takhossus Media, Diklat Jurnalistik Digital dan Multimedia di PPS Hamalatul Qur’an selama 2 hari, Sabtu-Minggu (20-21 Juni 2026).
Para santri peserta diklat akan mendapatkan materi penulisan naskah berita digital atau online, cara pengambilan gambar/visual, pengelolaan media sosial-youtube, IG, tiktok dan lain-lain.

Narasumber Berpengalaman di Bidang Media
Narasumber atau pemateri yang akan memberikan diklat adalah Mohammad Solikin, jurnalis senior mantan produser-korda RCTI/MNC Media dan konsultan media serta Teguh Gunawan, mantan editor dan desain grafis RCTI/MNC Media.
Pengasuh Ponpes Hamalatul Qur’an KH Ainul Yaqin mengatakan, Takhossus Media, Diklat Jurnalistik Digital dan Multimedia diharapkan bisa menjadikan para santri memanfaatkan media, baik di pondok pesantren maupun untuk kepentingan pribadi agar bermanfaat bagi ilmu yang dipelajari.
Pentingnya Peran Jurnalis di Pesantren
“Peran jurnalis sangat penting di pondok pesantren makanya harus dipelajari,” ujarnya.
Peserta Diklat datang dari sejumlah perwakilan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an yang tersebar di wilayah Jawa Timur.
Meningkatkan Skill dan Melek Teknologi
Ketua Panitia Takhossus Media, Diklat Jurnalistik Digital dan Multimedia, Muhammad Fawwaz Ridho Abdillah mengatakan, adanya diklat ini untuk menambah wawasan dan mengimprove skill, sehingga santri tidak hanya bisa mengaji tapi juga dibekali ilmu yang dibutuhkan pada zaman sekarang, seperti media digital.
“Santri biar melek teknologi informasi dan media,” katanya.
Pewarta : Deni Robi


























































