Korsleting Diduga Picu Kebakaran, Kandang Ayam di Kromengan

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam broiler di Bulurejo, Dusun Krajan, RT 003/RW 007, Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026) malam.

Kandang milik Muhammad Rifqi Ramadan tersebut terbakar sekitar pukul 21.45 WIB. Saat kejadian, kandang dalam kondisi kosong atau steril dan belum digunakan untuk produksi.

Peristiwa bermula sekitar pukul 21.40 WIB. Saat itu, pemilik sedang berada di rumah sebelum mendapat informasi dari Imam Syafi’i yang memberitahukan bahwa kandang miliknya terbakar.

Mendapat kabar tersebut, pemilik bersama saksi langsung menuju lokasi. Sesampainya di kandang, mereka mendapati kobaran api sudah membesar dan melalap seluruh bagian bangunan, mulai dari atap hingga dasar kandang.

Baca Juga:  Kodim 0818 Malang-Batu Sulap Pantai Balekambang Jadi Destinasi ASRI

Besarnya kobaran api juga menimbulkan kekhawatiran api merembet ke tanaman tebu yang berada di sisi kandang. Pemilik kemudian menghubungi Unit Damkar Kabupaten Malang dan petugas Polsek Kromengan untuk meminta bantuan.

Dua unit Damkar Kabupaten Malang langsung diterjunkan ke lokasi. Setelah hampir dua jam melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api.

Kapolsek Kromengan IPTU Riri Novianto mengatakan, akibat kebakaran tersebut seluruh bangunan kandang beserta peralatannya ludes terbakar.

Baca Juga:  Fun Jip Wisata Segoro Kidul di Pantai Kondang Merak Berlangsung Meriah, Forkopimda Malang Ikut Menjajal Rute Ekstrem

“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari percikan api akibat korsleting arus listrik,” ujar IPTU Riri Novianto.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kondisi kandang yang masih kosong juga membuat tidak ada ayam yang ikut terbakar.

Namun, kerugian materiil yang dialami pemilik cukup besar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp350 juta.

Petugas kepolisian masih melakukan penanganan dan pendataan terkait peristiwa tersebut guna memastikan penyebab kebakaran serta kerugian yang ditimbulkan.

Berita Terkait

Sports and Cultural Day Jadi Puncak Kebersamaan Prajurit Multinasional SGS 2026
Sports and Cultural Day Jadi Puncak Kebersamaan Prajurit Multinasional SGS 2026
Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Anak Penyintas Gempa Bumi NTT
Jamin Keselamatan Personel, Tim Kesehatan Latgabma SGS 2026 Gelar Medical Exchange Method
Komsos Koramil 1710-03/Kuala Kencana Dan Syukuran Selesainya Pembangunan Jembatan Garuda
Puspsi TNI Terjunkan Tim Trauma Healing Bantu Penyintas Gempa NTT
Polres Priok Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas, Pastikan Arus Kendaraan Tetap Kondusif
Kapolri ke Pengusaha: Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:01 WIB

Sports and Cultural Day Jadi Puncak Kebersamaan Prajurit Multinasional SGS 2026

Jumat, 11 September 2026 - 20:58 WIB

Sports and Cultural Day Jadi Puncak Kebersamaan Prajurit Multinasional SGS 2026

Jumat, 11 September 2026 - 19:37 WIB

Jamin Keselamatan Personel, Tim Kesehatan Latgabma SGS 2026 Gelar Medical Exchange Method

Jumat, 11 September 2026 - 19:25 WIB

Komsos Koramil 1710-03/Kuala Kencana Dan Syukuran Selesainya Pembangunan Jembatan Garuda

Jumat, 11 September 2026 - 19:18 WIB

Puspsi TNI Terjunkan Tim Trauma Healing Bantu Penyintas Gempa NTT

Berita Terbaru