Ratusan Pengacara SPASI Kawal Sidang Kriminalisasi Advokat Jefry Sagala

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – 3 Februari 2025 – Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI) mengerahkan 200 pengacara untuk mengawal sidang perdana kasus dugaan kriminalisasi terhadap advokat Damianus Jefry Sagala di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang dijadwalkan berlangsung besok, Selasa, 4 Februari 2025.

Jefry Sagala dituduh mengalami penganiayaan oleh tiga oknum petugas keamanan saat menjalankan tugasnya di Gedung Noble House, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada 22 Oktober 2024. Insiden bermula ketika ia hendak mengirimkan surat somasi kedua ke PT. Kuehn Ja Nagel Indonesia di lantai 17 gedung tersebut.

Kronologi Penganiayaan

Di Basement 1, Jefry dihadang oleh tiga petugas keamanan yang mencegahnya naik lift. Sekitar pukul 12.00 WIB, terjadilah insiden tersebut:

Baca Juga:  Kasus Intimidasi Wartawan  Oleh Mafia Migas Kebal Hukum Dilaporkan ke Mapolsek Rumpin, Mandek, Aktivis 98: Selain Abaikan Laporan, Segera Copot Kapolsek Rumpin?

– Jefry dipaksa turun dari lift dan dipukul.

– Ia dipiting, dibawa ke sebuah ruangan, dan diborgol selama hampir dua jam.

– Ia juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan.

Kecaman dan Dukungan

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) RBA DPC Jakarta Selatan dan SPASI mengecam keras tindakan tersebut, menganggapnya sebagai pelecehan terhadap profesi advokat yang dilindungi Undang-Undang No. 18 Tahun 2003.

Ratusan Pengacara SPASI Kawal Sidang Kriminalisasi Advokat Jefry Sagala - Teropong Rakyat

Ketua Umum SPASI, Jelani Christo, menegaskan pentingnya perlindungan bagi advokat dalam menjalankan tugasnya. SPASI menyatakan sikap:

Mengecam kekerasan terhadap Jefry Sagala dan menolak kriminalisasi advokat.

Mengapresiasi kerja Polsek Setiabudi dalam menangani kasus ini

Menegaskan hak advokat untuk bekerja tanpa intimidasi.

Baca Juga:  PN Malang Gelar Sidang Perkara Tindak Pidana Perzinahan,Pemeriksaan Saksi Berlangsung Tertutup

Jelani Christo menutup pernyataan dengan slogan, “Keadilan adalah Hak Setiap Insan, Tanpa Keadilan Hukum Hanya Tulisan di Atas Kertas.”

Proses Hukum Berjalan

Laporan polisi (LP/B/540/X/2024/SPKT/Sek.Budi/Res.Jaksel/PMJ) telah dibuat di Polsek Setiabudi pada 22 Oktober 2024. Berkas perkara dinyatakan P21 pada 9 Januari 2025. Tiga tersangka, WW, DYT, dan PKH, akan diadili.

SPASI akan hadir bersama 200 advokat dan 50 orang Sahabat SPASI untuk memastikan proses hukum berjalan adil. “Ini bukan hanya soal Jefry Sagala, tetapi soal marwah advokat,” tegas Martin Lukas Simanjuntak, Kepala Divisi Humas SPASI.

Sidang ini akan menjadi ujian bagi penegakan hukum di Indonesia dalam melindungi advokat.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Agung Dieksekusi: Rp31,3 Miliar Korupsi Mimika Kembali ke KAS Negara
Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan
Dugaan Lapak Solar untuk Operasional Alat Berat di Batukuda Mancak Disorot, Ketum GWI Minta Aparat Bertindak Tegas
Kasus Riski di Merangin Jadi Atensi, Ketum BPI KPNPA RI Minta Propam Polri Turun Tangan
Warga Semanan Diusik Aksi Koboi Sajam, Polsek Kalideres Diminta Ungkap Pelaku
Bukan Gugatan Pribadi, tetapi Dokumen Negara Mercy Sihombing Tegaskan Fokus pada Transparansi Data — Mantan Kuasa Hukum Justru Ingatkan: Suket Bukan Produk Hukum!
Camat Lahei Tuding Prianto Terima Tali Asih – Prianto: FITNAH! Saya Bawa ke Jalur Hukum Jika Tak Minta Maaf
Bea Cukai Malang Amankan 73.280 Batang Rokok Ilegal dari Jasa Ekspedisi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:06 WIB

Putusan Mahkamah Agung Dieksekusi: Rp31,3 Miliar Korupsi Mimika Kembali ke KAS Negara

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan

Selasa, 22 September 2026 - 15:53 WIB

Dugaan Lapak Solar untuk Operasional Alat Berat di Batukuda Mancak Disorot, Ketum GWI Minta Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 22 September 2026 - 08:54 WIB

Kasus Riski di Merangin Jadi Atensi, Ketum BPI KPNPA RI Minta Propam Polri Turun Tangan

Selasa, 22 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Semanan Diusik Aksi Koboi Sajam, Polsek Kalideres Diminta Ungkap Pelaku

Berita Terbaru

Bisnis

Tren Custom Makin Ngetren, Industri Printing Ikut Berubah

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:03 WIB