Lurah di Jakarta Utara Ikuti Bimtek Kepemimpinan, Kembangkan Diri Hadapi Jakarta Kota Global

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, – Teropongrakyat.co – Sebanyak 28 Lurah se-Jakarta Utara mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Dalam Menggalang Potensi Kelurahan (Chemical Understand Why Leaders Fail Leadership), di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (6/3). Bimtek digelar sebagai upaya mengembangkan diri dalam menghadapi Jakarta Kota Global.

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini mengatakan peningkatan kompetensi ini sangatlah penting bagi para pemimpin wilayah seperti lurah dalam menghadapi Jakarta Kota Global. Bimtek ini dapat melahirkan kepemimpinan yang visioner, keterampilan manajerial yang baik, kemampuan komunikasi yang efektif, dan kemampuan beradaptasi dan inovasi.

Baca Juga:  DPP RHIR ADAKAN SEMINAR JURNALIS PARALEGAL, DIIKUTI OLEH RATUSAN PESERTA DARI BERBAGAI DAERAH

“Dengan memiliki kompetensi-kompetensi tersebut, seorang lurah dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam menghadapi tantangan dan peluang Jakarta sebagai Kota Global,” kata Juaini dalam sambutannya, Rabu (6/3).

Dia berharap, lurah dapat mengaplikasikan pelatihan ini untuk mengelola kelurahan yang lebih efektif dan efisien. Lurah menjadi pemimpin yang berdaya, mampu menggalang potensi kelurahan dengan baik, dan menghasilkan dampak positif yang nyata bagi unit kerjanya masing-masing dan bagi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

“Mari kita juga terus dalam mengembangkan diri melalui pembelajaran dan pelatihan yang berkelanjutan, sehingga kita dapat menjadi pemimpin yang lebih baik lagi di masa depan. Dengan semangat dan kerja keras, saya yakin kita dapat mewujudkan Jakarta Utara yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya.

Baca Juga:  Dumtruk Overload Kuasai Bahu Jalan Marunda Makmur, Pemda dan Aparat Diduga Tutup Mata

Sementara itu, Sub Koordinator Urusan Kepegawaian, Bagian Kepegawaian, Ketatalaksanaan, dan Pelayanan Publik Kota Administrasi Jakarta Utara, Christina Trinita menerangkan Bimtek ini diikuti sebanyak 28 Lurah dari 31 Kelurahan di Jakarta Utara. Materi pelatihan dibawakan Direktur PT. ASL Consulting, Mohamad Agung Setiap selama dua hari, Rabu (6/3) dan Kamis (7/3).

“Pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan bertujuan dalam menggalang potensi kelurahan,” tutup Christina Trinita.

Sumber : Kominfotik JU

Report, Yordani

Lurah di Jakarta Utara Ikuti Bimtek Kepemimpinan, Kembangkan Diri Hadapi Jakarta Kota Global - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang
Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah
Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Dugaan NIK Ganda Direktur PT IMI, BKPSDM Batang Pastikan Pemeriksaan Pejabat Terkait Berjalan
DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:06 WIB

SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah

Berita Terbaru