Kepala SPPG Depok Klarifikasi Menu MBG yang Ramai Dikritik Warganet

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, teropongrakyat.co – Kepala Satuan Pelaksana Program Pangan dan Gizi (SPPG) Pancoran Mas, Depok, Mustika, akhirnya angkat bicara soal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat viral di media sosial. Menu tersebut berisi kentang rebus, wortel, dan kulit pangsit, yang dianggap warganet terlalu sederhana dan tidak menggugah selera.

Dalam keterangannya, Mustika menjelaskan bahwa menu MBG tersebut sebenarnya sudah disusun sesuai dengan standar gizi seimbang. Hanya saja, tampilan makanan dinilai kurang menarik bagi sebagian masyarakat.

Baca Juga:  Guru BK Jadi Garda Terdepan: Densus 88 AT Polri dan Disdik DKI Jakarta Bersatu Lawan Kekerasan dan Radikalisme di Sekolah

“Menu itu sudah memenuhi standar gizi, hanya memang tampilannya sederhana. Kami tetap berpedoman pada keseimbangan karbohidrat, protein, dan sayuran,” ujar Mustika,

 

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap penyajian menu agar ke depan lebih bervariasi dan menarik tanpa mengurangi kandungan gizinya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk memastikan masyarakat, terutama pelajar dan kelompok rentan, mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari.

Baca Juga:  Roadshow DEPICAB SOKSI Jakarrta Pusat dan pembentukan Dewan Pimpinan Anak Ranting (DEPIRAN) telah rampung

Meski demikian, unggahan mengenai menu MBG tersebut tetap menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai porsinya terlalu kecil, sementara lainnya membandingkan dengan harga makanan lain yang dinilai lebih mengenyangkan.

Pemerintah daerah memastikan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program MBG bisa berjalan lebih baik dan sesuai harapan publik.

Berita Terkait

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos
ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian
Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan
Perjuangan Yasmin Melawan Autoimun Langka, Kepedulian Warga dan Pemkot Jakarta Utara Mulai Ringankan Beban Pengobatan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:49 WIB

Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan

Kamis, 10 September 2026 - 11:24 WIB

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir

Selasa, 8 September 2026 - 19:30 WIB

Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terbaru