Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran, Diduga Berawal dari Rumah Pengepul Rongsokan

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Sebuah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan H Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (10/12/2024) sekitar pukul 12.40 WIB. Kebakaran tersebut diduga berawal dari rumah seorang warga bernama Juman yang diketahui bekerja sebagai pengepul rongsokan plastik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api dengan cepat merambat ke kanan dan kiri, membakar rumah-rumah semi permanen di sekitar lokasi. Hal ini dikarenakan lokasi kebakaran berada di wilayah padat penduduk, sehingga api dengan mudah menyebar ke bangunan lain.

Baca Juga:  Rayakan Idul Fitri 2024, Ancol Suguhkan Banyak Keajaiban

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat langsung mengerahkan 23 unit mobil pemadam dan 100 personel untuk memadamkan api dan melokalisir perambatannya. Hingga pukul 14.00 WIB, api masih berkobar dan asap hitam membumbung tinggi. Warga sekitar tampak ramai memadati kawasan kebakaran untuk melihat dan membantu korban kebakaran.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Diduga kebakaran berawal dari rumah Juman yang merupakan pengepul rongsokan plastik, namun hal ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga:  Polres Subang Ringkus Pelaku Pengiriman TKI Ilegal ke Arab Saudi

Kejadian ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran keselamatan kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk. Warga diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu kebakaran, seperti penggunaan listrik yang aman, penyimpanan bahan mudah terbakar, dan memastikan keberadaan alat pemadam kebakaran di rumah.

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru