Ditanya Soal CSR, Manajamen BMart Ngaku Tidak Tahu

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co || Hubungan jajaran manajemen Bmart dengan warga sekitar yang masuk dalam wilayah Cempaka Baru, Kemayoran Jakarta Pusat diketahui tidak harmonis.

Hal ini dikuatkan dengan banyaknya keluhan dari warga terkait Kebisingan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Tidak hanya itu jajaran manajemen Bmart terkesan tidak memperdulikan masyarakat sekitar yang terkena langsung dari imbas berdirinya kafe yang menjual minuman keras dan menyajikan musik hidup ini.

Singgih, manajer Kafe Bmart Cempaka Baru mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki kompetensi untuk menjawab soal corporate social responsibility (CSR).

Menurutnya Singgih, dirinya hanya sebagai pengatur berjalannya operasional Bmart setiap hari.

“Untuk urusan CSR saya tidak memiliki kompetensi untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena ada bagian tersendiri yang mengurus hal itu,” ucapnya di Ruang rapat Camat Kemayoran beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  India Resmi Serang Sembilan Lokasi di Pakistan dan Kashmir, Tiga Tewas Termasuk Anak-anak

Seperti diberitakan sebelumnya keberadaan Kafe Bmart di Jalan Lejten Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya kebisingan musik serta kerap terjadi keributan di lokasi tersebut.

“Banyak warga di sini tidak diikut sertakan dalam perizinan cafe tersebut. Apalagi warga di sini awalnya hanya tahu itu cafe hanya jual kopi saja tapi kenyataannya jualan minuman keras (Miras),” ucap Dhika Duwana warga RW 01.

Dhika mengatakan jika memang sebelumnya pihak Bmart mengatakan menjual miras sudah pasti warga di sini akan menolak keberadaan kafe Bmart. Dalam hal ini warga juga meminta agar kafe ini ditutup lantaran kerap kali menimbulkan kebisingan dan keributan.

“Di sini warga jadi tidak nyaman, tidur juga terganggu dan bahkan sampe ada keributan di lokasi Bmart. Warga di sini sebenarnya minta kafe tersebut ditutup,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Sambangi Pos Kamling, Perkuat Sinergi Warga Jaga Keamanan Lingkungan

Fadli warga RW 01 mengatakan keberadaan kafe tersebut tidak semua warga diikut sertakan dalam proses perizinan. Justru hanya mengundang pihak RT dan RW setempat.

“Waktu itu pihak kafe sempat menjanjikan remaja di sini diikut sertakan dalam bekerja di kafe tersebut. Tapi hanya beberapa saja yang bekerja, justru bukan remaja yang rumahnya bersinggungan langsung dengan kafe tersebut dipekerjakan,” ungkapnya.

Fadli mengatakan banyak warga di sini menjadi terganggu tidur malamnya mulai dari anak bayi hingga lansia. Terlebih musik keras yang dimulai dari malam hingga 02.30 WIB dini hari.

“Musik kerasnya itu yang sangat menggangu tidur warga. Di sini apalagi ada warga yang punya bayi dan sampai orang tuanya mengadukan ke aplikasi Jakarta Kini (Jaki) milik Pemprov DKI namun tidak direspon,” keluhnya.

Penulis : Irawan

Berita Terkait

Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah
Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja
Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo
DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan
Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam
Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa
Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:07 WIB

Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:36 WIB

DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:53 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa

Berita Terbaru