Dampak Pengumuman Presiden Biden Mundur Terhadap Harga Bitcoin dan Pasar Kripto

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama akhir pekan, Bitcoin melanjutkan relinya dan menembus garis resistensi $68,000 pada Minggu malam di Waktu Standar Timur. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 1,02% dan diperdagangkan pada $68,032 setelah mencapai puncak $68,480. Pasar kripto secara keseluruhan juga meningkat 0,89%.

Salah satu pendorong utama momentum ini adalah arus masuk besar ke dalam ETF Bitcoin. ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk positif selama sebelas hari berturut-turut hingga Jumat, dengan IBIT BlackRock mengumpulkan hampir $19 miliar sejak awal. Total arus masuk bersih pasar mencapai lebih dari $17 miliar, menunjukkan minat dan kepercayaan institusional yang semakin besar terhadap Bitcoin sebagai kelas aset.

Selain itu, pasar sedang menantikan peluncuran batch pertama ETF spot Ethereum di AS yang dijadwalkan pada Selasa, 23 Juli. Dana yang akan diluncurkan termasuk Fidelity Ethereum Fund, Franklin Ethereum ETF, Invesco Galaxy Ethereum ETF, VanEck Ethereum ETF, dan 21Shares Core Ethereum ETF.

Baca Juga:  Tren Positif Dogecoin, Ini Analisis untuk Menentukan Waktu Beli yang Tepat

Image

Pengaruh Pengumuman Presiden Biden Mundur dalam Pilpers AS

Kenaikan harga Bitcoin juga tampaknya dipengaruhi oleh pengumuman Presiden AS Joe Biden yang tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden mendatang. Keputusan ini meningkatkan peluang kemenangan kandidat pro-crypto dari Partai Republik, Donald Trump. Meski Biden mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai calon dari Partai Demokrat, Harris belum mengungkapkan pandangannya tentang industri kripto.

Pengumuman ini menciptakan spekulasi di pasar kripto, dengan banyak pelaku pasar melihatnya sebagai tanda positif bagi masa depan Bitcoin dan kripto lainnya. Jika kandidat pro-crypto seperti Donald Trump memenangkan pemilu, mungkin akan ada kebijakan yang lebih ramah terhadap kripto, mendukung pertumbuhan dan adopsi lebih lanjut.

Faktor-Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

Penjualan besar-besaran oleh pemerintah Jerman baru-baru ini, sekitar 50.000 BTC, juga berkontribusi pada pergerakan harga BTC to IDR. Penyelesaian penjualan ini, menghasilkan sekitar $2,87 miliar, mengurangi tekanan jual di pasar.

Baca Juga:  Dahlan Iskan: Wujud Kesuksesan dari "Belajarlah Sampai ke Negeri China"

Namun, pasar masih dapat dipengaruhi oleh pembayaran yang tertunda dari bursa kripto Mt. Gox yang sudah tidak beroperasi. Dengan total pembayaran kembali kreditur sekitar $9 miliar yang diharapkan diproses pada awal Agustus, dinamika pasar masih bisa menghadapi variabel jangka pendek.

Prediksi Harga Bitcoin 

Dengan semua faktor yang berlangsung, harga Bitcoin diperkirakan akan terus mengalami volatilitas. Jika harga berhasil melewati level $188, kemungkinan besar akan menguji level resistensi $200. Namun, jika harga turun di bawah level $171, maka kemungkinan besar akan jatuh menuju level support $167.

Para analis percaya bahwa dengan arus masuk besar ke dalam ETF Bitcoin dan potensi perubahan kebijakan kripto di bawah kepemimpinan baru, Bitcoin memiliki peluang besar untuk mencapai harga yang lebih tinggi. Optimisme ini didukung oleh data on-chain dan kepercayaan institusional yang semakin meningkat.

Berita Terkait

PT CTP Resmi Menyelenggarakan Kick Off Employee Wellness Program Tahun 2026
Peringati Bulan K3 Nasional, PT API Laksanakan Medical Check Up (MCU) Untuk Seluruh Pekerja
Back to Roots, ASICS Sportstyle Indonesia Rilis GEL-NYC™ 2.0 dengan Konsep Urban Lab
Umrah Mandiri Makin Ngetren, Booking Hotel ke Arab Saudi Naik 29%
Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE
Keunggulan Pelabuhan: Dari Refleksi Menjadi Tindakan
TUMI Perkenalkan Alpha Generasi Terbaru, Tampilkan Desain Sleek dan Performa Modern
Heboh! “Nyemil Yukk” Jadi Kuliner Paling Murah di Sungai Bambu, Depan Pasar Poolll.

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:40 WIB

PT CTP Resmi Menyelenggarakan Kick Off Employee Wellness Program Tahun 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:20 WIB

Peringati Bulan K3 Nasional, PT API Laksanakan Medical Check Up (MCU) Untuk Seluruh Pekerja

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:50 WIB

Back to Roots, ASICS Sportstyle Indonesia Rilis GEL-NYC™ 2.0 dengan Konsep Urban Lab

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:37 WIB

Umrah Mandiri Makin Ngetren, Booking Hotel ke Arab Saudi Naik 29%

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE

Berita Terbaru