Malang | Teropongrakyat.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi dan diskusi bersama manajemen PT Audi Jaya Bio Walet di Jalan Raya Jedong, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Rabu (5/8) pagi.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut dihadiri Wakil Rektor II Universitas Merdeka Malang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Camat Wagir, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Wagir. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya pengembangan kompetensi aparatur desa untuk menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
Kompetensi SDM Jadi Kunci Kemajuan Desa
Dalam arahannya, Budiar mengajak seluruh kepala desa beserta perangkatnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan formal hingga jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), bahkan Strata 3 (S3).
Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak boleh sekadar mengejar gelar akademik, tetapi harus benar-benar menghadirkan transfer pengetahuan dan kemampuan yang dapat diterapkan dalam tata kelola pemerintahan desa.
“DPMD bersama lurah dan kepala desa, setidaknya para perangkatnya juga bisa mengambil studi Strata 1, 2 ataupun 3 untuk peningkatan kompetensi. Bukan perkuliahan yang asal-asalan, melainkan juga ada transfer knowledge dan transfer ilmu,” tegas Budiar.
Ia menjelaskan, SDM yang unggul akan melahirkan aparatur yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Desa
Budiar juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemerintah desa.
Ia menyebut Kabupaten Malang memiliki modal besar untuk terus berkembang karena Upah Minimum Regional (UMR) daerah ini termasuk lima besar tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan iklim investasi yang kondusif agar mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Kepala desa menjadi garda terdepan dalam mendukung investasi. Nantinya kepala desa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai tata ruang agar desa mampu mengembangkan potensi dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.
Investasi Dorong Lapangan Kerja Baru
Dalam kesempatan itu, Budiar turut mengapresiasi langkah Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., yang terus membuka peluang investasi di Kabupaten Malang.
Ia mencontohkan hadirnya Rumah Sakit Mitra Keluarga di Singosari serta Rumah Sakit Hermina di Kepanjen sebagai bukti nyata masuknya investasi yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat.
Melalui peningkatan kualitas SDM, penguatan sinergi, serta dukungan terhadap investasi, Pemerintah Kabupaten Malang berharap desa-desa mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.



























































