Sekdis Disperindag Kota Bekasi Singgung Wacana Putus Kontrak Proyek Revitalisasi Pasar Bantargebang

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kita Bekasi.Teropongrakyat. Co– Kota Bekasi. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bekasi menerima surat konfirmasi dan klarifikasi dari media terkait proyek revitalisasi Pasar Bantargebang pada hari Senin, 25 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Disperindag Kota Bekasi, Romi Payan, S,E,M.M. menyinggung kemungkinan pemutusan kontrak terhadap pelaksana proyek, PT Javana Arta Perkasa.

Surat konfirmasi tersebut disampaikan oleh media Teropongrakyat.co guna meminta penjelasan terkait progres revitalisasi pasar yang disebut mengalami keterlambatan pengerjaan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Romi Payan menyampaikan bahwa pihak dinas telah melakukan pemanggilan terhadap PT Javana Arta Perkasa. Namun, menurutnya, pihak perusahaan tidak memenuhi undangan klarifikasi dari dinas.

Baca Juga:  Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

“Kami sudah memanggil, namun pihak Javana tidak hadir,” ujar Romi kepada awak media (25/05).

Saat ditanya mengenai kemungkinan pemutusan kontrak antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Javana Arta Perkasa, Romi mengisyaratkan hal tersebut tengah menjadi pertimbangan.

“Ya, kita maunya putus kontrak, tetapi pihak Javana diundang tidak hadir,” katanya.

Pernyataan tersebut menguatkan dugaan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tengah mengevaluasi kelanjutan kerja sama proyek revitalisasi Pasar Bantargebang yang dinilai belum berjalan sesuai target.

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Banten Ungkap Kasus Oli Palsu.

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari PT Javana Arta Perkasa terkait pemanggilan maupun wacana pemutusan kontrak tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, awak media sempat meminta dokumentasi foto kepada Sekretaris Dinas Disperindag Kota Bekasi. Namun permintaan tersebut tidak disetujui.

“Tidak usah, Pak,” ucap Romi singkat sebelum mengakhiri pertemuan.

Pihak Disperindag Kota Bekasi diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait status proyek revitalisasi Pasar Bantargebang, termasuk langkah yang akan diambil guna memastikan pembangunan fasilitas publik tersebut dapat segera diselesaikan demi kepentingan masyarakat.**

Berita Terkait

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal
GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif
TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT
Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga
Kinerja Kabinet Dinilai Positif, 63,7% Publik Mengaku Puas
Survei PSI : 21 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tingkat Kepuasan Publik Tembus 80,4 Persen
Puji Komitmen Asta Cita Presiden Prabowo, Ekonom Konstitusi Sebut BUMN Harus Lepas dari Jebakan Orientasi Laba

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal

Rabu, 2 September 2026 - 16:34 WIB

GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:43 WIB

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga

Berita Terbaru