5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Trauma Perang Jadi Sorotan

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co — Konflik berkepanjangan di Jalur Gaza kembali menyisakan duka, kali ini bukan dari korban pertempuran, melainkan dari pihak internal militer Israel sendiri. Dalam dua minggu terakhir, setidaknya lima tentara Israel dilaporkan melakukan bunuh diri. Mereka terdiri dari prajurit aktif, wajib militer, hingga pasukan cadangan yang baru saja kembali dari penugasan tempur berkepanjangan di wilayah konflik seperti Gaza.

Kabar ini pertama kali dilansir oleh SINDOnews pada Senin, 21 Juli 2025, dalam laporan jurnalis Andika Hendra Mustaqim. Dikutip dari sumber militer Israel, sebagian besar tentara tersebut mengalami tekanan mental luar biasa akibat kondisi medan perang yang brutal dan tak menentu.

Baca Juga:  Pelabuhan Kendaraan Makin Kinclong: IPCC Buktikan Inovasi Bisnis Jadi Kunci Peningkatan Kinerja

Menurut laporan tersebut, beban psikologis yang dihadapi para prajurit meningkat signifikan pasca penempatan di zona konflik. Banyak dari mereka merasa kurang mendapatkan pendampingan mental dan pemulihan psikologis usai menjalani penugasan intensif.

“Sebagian besar dari mereka tidak siap kembali ke kehidupan normal setelah mengalami kondisi perang yang ekstrem. Rasa bersalah, stres, dan trauma menjadi kombinasi mematikan,” tulis laporan itu.

Baca Juga:  Peringati Hari Pelaut Sedunia 2025, Tegaskan Komitmen Lindungi Pelaut

Tragedi ini memicu kembali perdebatan di Israel terkait pentingnya dukungan kesehatan mental bagi para tentara. Kementerian Pertahanan Israel telah mengumumkan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rehabilitasi dan pendampingan prajurit, khususnya bagi mereka yang baru kembali dari penugasan di medan perang.

Kejadian ini juga menjadi cermin kelam bahwa dampak konflik tidak hanya dirasakan oleh warga sipil, tetapi juga oleh mereka yang dikirim ke garis depan.

Berita Terkait

Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026
Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass
Pusat Keuangan Internasional Vietnam Mulai Memanas, Bank dan Perusahaan Sekuritas Berebut Posisi
Dunia Internasional Dinilai Tak Berdaya Menghukum Trump dan Netanyahu Meski AS–Israel Serang Iran
Bulan Ramadan: TPK Koja Bagikan 400 Paket Lebaran bagi Anak Yatim dan Lansia
TPK Koja Raih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik di Ajang Anugerah BUMN 2026

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:30 WIB

Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:13 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:28 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 18:47 WIB

Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass

Senin, 16 Maret 2026 - 16:44 WIB

Pusat Keuangan Internasional Vietnam Mulai Memanas, Bank dan Perusahaan Sekuritas Berebut Posisi

Berita Terbaru