Wacana Ojol Tak Dapat Subsidi BBM, Ini Kata Mensos

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wacana Ojol Tak Dapat Subsidi BBM, Ini Kata Mensos - Teropong Rakyat

Jakarta, TeropongRakyat.co – Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf angkat bicara soal wacana pengemudi ojek online (ojol) tidak dapat subsidi bahan bakar minyak (BBM) tepat sasaran. Menurut dia, wacana ini masih simulasi dan belum diputuskan.

“Semua masih simulasi. Jadi itu masih diskusi, masih simulasi, belum diputuskan. Jadi tunggu saja,” kata Saefullah, dikutip dari Antara.

Saefullah menuturkan bahwa saat ini Kementerian Sosial masih menunggu keputusan, yang nantinya akan menjadi pedoman merek untuk melakukan langkah lanjutan. “Jadi apa yang disampaikan pak (Menteri) ESDM itu baru simulasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Amnesti dan Abolisi Hadiah Hasto Dan Lembong, Eks Aktivis 98: Kasus Beraroma Politis Jangan Terulang?

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa ojek online atau ojol tidak menjadi target subsidi bahan bakar minyak (BBM) tepat sasaran. Bahlil menilai bahwa ojol ini merupakan sebuah usaha.

“Ojek (online) kan dia pakai untuk usaha, lho iya dong, masa usaha disubsidi?” kata Bahlil.

Baca Juga:  Merek Cina Lakukan Penurunan Harga di GIIAS 2025, Gaikindo Berikan Respon

Menurut Bahlil, tidak semua pengemudi ojol menggunakan motornya sendiri untuk menarik penumpang. Ada juga pengusaha yang memiliki sejumlah unit kendaraan bermotor dan menyewakannya kepada masyarakat untuk menjadi ojol.

“Ojek itu, alhamdulillah kalau motor itu, motor punya saudara-saudara kita yang bawa motornya (sendiri), itu sebagian ada. Tapi sebagian an juga punya orang (pengusaha) yang kemudian saudara-saudara kita yang bawa itu dipekerjakan,” ujarnya menjelaskan.

Berita Terkait

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Sekdis Disperindag Bekasi Romi Bantah Miliki MCK Pasar Bantargebang, Minta Klarifikasi Tak Dipublikasikan
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Lahir Pancasila 2026: Rahmad Sukendar Minta Prabowo Fokus Benahi Ekonomi Rakyat
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:24 WIB

Sekdis Disperindag Bekasi Romi Bantah Miliki MCK Pasar Bantargebang, Minta Klarifikasi Tak Dipublikasikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:40 WIB

Lahir Pancasila 2026: Rahmad Sukendar Minta Prabowo Fokus Benahi Ekonomi Rakyat

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Berita Terbaru