Top Trader Dupoin: Trading di Broker Lokal, Aman Tak Kalah dari Broker Luar

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata siapa broker lokal kalah dengan broker luar? Eitss, tunggu dulu. Cerita Top Trader ini memberikan sudut pandang lain tentang kualitas broker lokal yang aman dan tak kalah dari broker luar untuk aktivitas trading Anda. Penasaran dengan ceritanya?

Pengalaman Top Trader Memilih Broker Lokal

I Gede Eka Oktaviana dan I Putu Adi Wijaya, adalah salah satu Top Trader berpengalaman di Dupoin, yang berbagi cerita dan pengalaman mereka mengenai trading di Broker Dupoin, sebuah broker lokal yang diatur oleh BAPPEBTI.

Okta, yang memiliki pengalaman panjang dengan berbagai broker, baik lokal maupun luar. Ia menceritakan pengalamannya yang kurang menyenangkan saat menggunakan beberapa broker luar negeri.

 “Beberapa kali kena tipu, ada transaksi yang tidak pernah saya lakukan tapi tercatat di akun,” ungkapnya. Dari pengalaman tersebut, Okta belajar untuk lebih selektif dalam memilih broker.

Menurutnya, trading di Dupoin memberikan rasa aman karena broker ini teregulasi oleh BAPPEBTI, sebuah lembaga yang memastikan bahwa broker tersebut memenuhi standar regulasi di Indonesia. Selain itu, Okta juga menyebutkan bahwa spread di Dupoin cukup tipis untuk ukuran profesional, sehingga memudahkan dalam meraih keuntungan.

Sementara itu, I Putu Adi Wijaya, seorang trader yang telah aktif sejak tahun 2013, juga berbagi pengalamannya. Setelah mencoba berbagai metode dan broker, ia menemukan bahwa menggunakan broker lokal yang teregulasi memberikan rasa aman yang lebih. 

Baca Juga:  VRITIMES Menandatangani Kemitraan Media dengan MediaMitraHukumBhayangkara.com dan MediaPatriotIndonesia.com

“Ketika trading menggunakan dana besar, kita tidak ingin ada kecemasan. Dengan broker yang sudah teregulasi oleh BAPPEBTI, kita bisa lebih tenang,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa trading bukanlah judi jika dilakukan dengan perencanaan yang matang. “Trading adalah dagang. Kalau kita hanya asal tebak-tebakan tanpa memperhitungkan risiko dan metode yang tepat, maka itu bisa dianggap judi. Tapi jika kita memahami kapan harus beli atau jual, serta mengetahui risiko dan targetnya, itu yang disebut trading sebenarnya,” jelas I Putu Adi Wijaya.

Ciri-Ciri Broker yang Aman

Image

Menurut pengalaman I Putu Adi Wijaya dan Okta, ada beberapa ciri broker yang aman. Pertama, pastikan broker tersebut teregulasi dan terdaftar di BAPPEBTI. Ini menjamin bahwa broker tersebut beroperasi sesuai dengan peraturan di Indonesia.

Kedua, periksa penawaran dari broker tersebut. Jika penawarannya terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan, seperti tidak ada spread atau komisi yang sangat rendah, maka hal ini patut dicurigai.

Okta juga menyarankan untuk mencoba trading dengan dana kecil terlebih dahulu sebagai uji coba. “Lihat apakah ada masalah dalam transaksi, apakah sering terjadi slippage atau penundaan saat open posisi. Jika semuanya berjalan lancar, berarti broker tersebut bisa dipercaya,” katanya.

Tips Trading untuk Pemula

Bagi para trader pemula, baik Okta maupun I Putu Adi Wijaya memberikan beberapa saran. Okta menekankan pentingnya mindset yang benar dalam trading. “Mulailah dengan akun demo untuk mencoba strategi dan metode yang sudah dipelajari. Jika sudah yakin, baru gunakan akun real,” ujarnya.

Baca Juga:  Keuntungan dan Risiko Staking USDT: Bagaimana Memulai dan Apa yang Harus Diketahui

Sementara itu, I Putu Adi Wijaya menambahkan bahwa ekspektasi yang benar sangat penting. “Trading bukan sekedar ikut-ikutan. Pastikan bahwa metode yang digunakan memang menghasilkan dan gunakan dana yang siap untuk di risikokan,” sarannya. Ia juga merekomendasikan untuk bergabung dalam komunitas trading yang dapat memberikan dukungan dan wawasan tambahan.

Mengapa Memilih Broker Dupoin?

Broker Dupoin menjadi pilihan banyak trader karena beberapa alasan. Pertama, broker ini sudah teregulasi oleh BAPPEBTI, sehingga memberikan jaminan keamanan bagi para trader.

Kedua, spread yang ditawarkan cukup kompetitif, membuatnya ideal bagi trader profesional maupun pemula. Ketiga, layanan pelanggan dan sistem transaksi yang transparan memastikan bahwa trader tidak perlu khawatir mengenai masalah teknis atau regulasi.

Dari Cerita Okta dan I Putu Adi Wijaya, terlihat bahwa trading di broker lokal seperti Dupoin dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan yang tak kalah, dibandingkan dengan broker luar negeri.

Trading yang dilakukan dengan broker terpercaya, menggunakan metode yang tepat, dan memahami risiko yang ada dapat membantu para trader meraih kesuksesan di pasar finansial.

Berita Terkait

Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE
Keunggulan Pelabuhan: Dari Refleksi Menjadi Tindakan
TUMI Perkenalkan Alpha Generasi Terbaru, Tampilkan Desain Sleek dan Performa Modern
Heboh! “Nyemil Yukk” Jadi Kuliner Paling Murah di Sungai Bambu, Depan Pasar Poolll.
PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva
Pesta Raya Bikin Auto Cuan, Nasabah Bank Raya Bawa Pulang BYD hingga Motor Listrik
Dari Warung Konvensional, ke Era Digital: Kisah Warung 17 Bertransformasi Lewat Media Sosial
KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:02 WIB

Keunggulan Pelabuhan: Dari Refleksi Menjadi Tindakan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:13 WIB

TUMI Perkenalkan Alpha Generasi Terbaru, Tampilkan Desain Sleek dan Performa Modern

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:13 WIB

Heboh! “Nyemil Yukk” Jadi Kuliner Paling Murah di Sungai Bambu, Depan Pasar Poolll.

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:38 WIB

PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Berita Terbaru

Breaking News

Polres Sumenep Larang Warga Bermain Petasan

Kamis, 19 Feb 2026 - 11:31 WIB