Program Cetak Sawah dan Manunggal Air TNI AD Jadi Berkah Untuk Warga Papua

- Jurnalis

Minggu, 24 Maret 2024 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TeropongRakyat.co – tniad.mil.id – Berbagai program unggulan TNI AD secara nyata mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, melalui program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur dan mengubahnya menjadi lahan produktif berupa persawahan atau perkebunan serta program manunggal air.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kodam XVIII/Kasuari bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat beberapa tahun belakangan ini. Tercatat, sinergi apik keduanya telah sukses mengoptimalkan 4.811 hektare lahan tidur menjadi areal persawahan untuk dikelola masyarakat.

Plt. Sekretaris Daerah Papua Barat, Yacob Fonataba, mengatakan bahwa sejak tahun 2016, pencetakan sawah baru yang dikerjakan personel TNI AD mencapai seluas 2.372 hektare. Kemudian di tahun 2017 bertambah seluas 1.999 hektare, dan tahun 2018 seluas 440 hektare.

Baca Juga:  105 Peserta, Rp30–35 Juta per Orang: Anggaran Wisata Religi Pemkot Semarang Jadi Polemik

Program Cetak Sawah dan Manunggal Air TNI AD Jadi Berkah Untuk Warga Papua - Teropong Rakyat

“Lahan tersebut nantinya tidak hanya ditanami padi sawah, namun juga komoditas perkebunan seperti singkong, jagung dan lainnya,” ujar Yacob yang mengaku bersyukur atas kepedulian TNI AD kepada warga Papua.

Program cetak sawah belum lama ini juga digalakkan oleh Kodim 1702/Jayawijaya, Papua. Para prajurit Kodim membuka lahan seluas 7 hektare agar masyarakat Distrik Welesi, Jayawijaya, Papua, dapat menggunakannya untuk bercocok tanam.

“Terima kasih bapak-bapak TNI, _su_ (sudah) bantu kami buka lahan untuk pertanian. Semoga perekonomian kami bisa meningkat dan kami hidup lebih baik, lebih sejahtera,” harap Apolos Yelipele mewakili warga Walesi.

Baca Juga:  Kekeliruan MAHFUD MD Menafsirkan Perpol Nomor 10 Tahun 2025

Tak berhenti disitu, TNI AD juga mencanangkan program manunggal air di Papua, untuk menyokong irigasi pertanian sekaligus sebagai sumber air bersih yang dibutuhkan rakyat Papua dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini sudah ada 44 titik sumber air bersih dikerjakan TNI AD di wilayah Papua, meliputi wilayah Sorong, Manokwari, Sentani, Jayapura, Timika, hingga Merauke.

“Selama ini kami mengalami kesulitan air bersih. Lokasi sumber air kami dari gunung sampai ke rumah warga sekitar 3 kilometer, dengan adanya program manunggal air dari TNI AD, kami tidak perlu lagi jalan jauh mencari air, ” kata Kepala Kampung, Sereh Steven.
*(Dispenad)*

Program Cetak Sawah dan Manunggal Air TNI AD Jadi Berkah Untuk Warga Papua - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Silaturahmi dan Diskusi Kamtibmas, Polres Batu Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Jaga Jakarta Jaga Priok, Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Kamtibmas dan Antisipasi Kejahatan Jalanan
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok Polres Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Begal dan Kriminalitas di Kawasan Pelabuhan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:41 WIB

Silaturahmi dan Diskusi Kamtibmas, Polres Batu Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:34 WIB

Jaga Jakarta Jaga Priok, Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Kamtibmas dan Antisipasi Kejahatan Jalanan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB