Warga Tepian Langsat Sampaikan Keluhan ke DLH Kutai Timur, Kebun Sawit Terendam Lumpur

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI TIMUR, teropongrakyat.co – Raut gembira terlihat di wajah masyarakat Desa Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur, saat berkesempatan bertemu langsung dan menyampaikan berbagai keluhan serta permasalahan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor DLH Kutai Timur pada Senin (6/10/2025) melalui diskusi tatap muka yang dihadiri sejumlah warga.

Salah satu warga, Taharuddin, menyampaikan keluhannya terkait kebun kelapa sawit miliknya seluas satu hektare yang terendam lumpur akibat pembuatan jalan hauling serta limbah perusahaan di wilayah Tepian Langsat.

Ia mengapresiasi langkah cepat DLH Kutai Timur yang langsung menjadwalkan peninjauan ke lokasi bersama tim teknis.

“Mudah-mudahan segera ada solusi terbaik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pengawas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, Zainudin, menegaskan bahwa permasalahan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami langsung menindaklanjuti surat aduan dari Pimrus Chakra Habibah Binti Ganna terkait masalah limbah ini. Salah satunya dengan membentuk tim pengawasan. Prosesnya memerlukan waktu dan koordinasi lintas pihak,” jelasnya.

Zainudin juga menambahkan bahwa penanganan segera diperlukan agar masalah lumpur dari limbah perusahaan tidak terus berlanjut.

“Harus ada solusi pembuangan air melalui penerusan saluran drainase,” sambungnya.

Sementara itu, Habibah Binti Ganna menyampaikan apresiasinya atas respon cepat DLH Kutai Timur yang telah menjadwalkan survei lapangan.

“Kami berterima kasih kepada DLH Kutai Timur karena langsung menjadwalkan survei lokasi ke kebun masyarakat pada Rabu, 8 Oktober 2025,” pungkasnya.

Pendapat Pakar

Baca Juga:  Melanggar PKPU, H Fathani bisa di Anulir sebagai calon Walikota Lhokseumawe

Menanggapi persoalan tersebut, Pakar Lingkungan Universitas Mulawarman, Dr. Rudiansyah, menilai bahwa persoalan tumpahan lumpur dan limbah perusahaan seperti ini sering terjadi akibat lemahnya sistem drainase dan pengawasan di sekitar area industri.

“Jika saluran air tidak dirancang dengan baik saat pembangunan jalan hauling atau aktivitas tambang dan perkebunan, maka air bercampur lumpur akan mudah mengalir ke lahan warga. Dampaknya bisa menurunkan kesuburan tanah dan merusak ekosistem mikro di kebun,” jelasnya.

Dr. Rudiansyah menekankan pentingnya audit lingkungan secara berkala dan keterlibatan masyarakat dalam pemantauan kegiatan perusahaan.

“Perusahaan wajib melakukan environmental management plan dan environmental monitoring plan sesuai izin AMDAL. Pemerintah daerah perlu memastikan laporan itu benar-benar dilaksanakan di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah cepat DLH Kutai Timur yang merespons laporan masyarakat merupakan bentuk sinergi positif antara pemerintah dan warga.

“Ini contoh baik. Namun yang lebih penting adalah tindak lanjutnya — harus ada pemulihan lahan warga dan perbaikan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Mediasi Akhiri Polemik Dugaan Pemberitaan Hoaks yang Menyeret ASN Dinsos Salatiga

Penulis : Reza

Berita Terkait

Pengurus Ahlul Bait Indonesia Kota Pasuruuan Kunjungi LDII, Pererat Silaturahmi
Front Persaudaraan Islam Gelar Unjuk Rasa di Balai Kota Bogor, Soroti Isu LGBTQ dan Miras
Koramil Pakisaji Bersama Forkopimcam Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan KDKMP Karangpandan yang Asri
Kecamatan Bantur Mulai Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Forkopimcam Bentuk Panitia Perayaan Kemerdekaan
Wakil Wali Kota Batu Serahkan Santunan Anak Yatim di Dusun Mojorejo Desa Pendem
Walikota Batu:Satu Abad Desa Tulungrejo, Merti Bumi Jadi Simbol Persatuan dan Pelestarian Budaya
Wabup Malang: Kemajuan Tak Boleh Menghilangkan Akar Budaya,Wayang Kulit Meriahkan 12 Suro Gunung Kawi
Musdes RKPDes 2027 Desa Srigonco Jadi Wadah Aspirasi Warga, Babinsa Kawal Perencanaan Pembangunan Desa

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:57 WIB

Pengurus Ahlul Bait Indonesia Kota Pasuruuan Kunjungi LDII, Pererat Silaturahmi

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:44 WIB

Front Persaudaraan Islam Gelar Unjuk Rasa di Balai Kota Bogor, Soroti Isu LGBTQ dan Miras

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:28 WIB

Koramil Pakisaji Bersama Forkopimcam Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan KDKMP Karangpandan yang Asri

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:57 WIB

Kecamatan Bantur Mulai Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Forkopimcam Bentuk Panitia Perayaan Kemerdekaan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:17 WIB

Wakil Wali Kota Batu Serahkan Santunan Anak Yatim di Dusun Mojorejo Desa Pendem

Berita Terbaru

TNI – Polri

Brimob Metro Jaya Amankan 4 Pelaku Penganiayaan di Mustika Jaya Bekasi

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:26 WIB