Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait Diduga Akibat Tembakan Salah Sasaran

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advanced Fighter Jets Flying Together Above The Clouds. Accelerates And Disappears. War And Air Force Related 3D Illustration Render.

Advanced Fighter Jets Flying Together Above The Clouds. Accelerates And Disappears. War And Air Force Related 3D Illustration Render.

Kuwait, teropongrakyat.co – Tiga jet tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di wilayah Kuwait pada Minggu malam waktu setempat akibat dugaan insiden tembakan salah sasaran (friendly fire). Insiden tersebut terjadi saat jet-jet tempur itu tengah menjalankan misi militer untuk mendukung operasi melawan Iran.

Berdasarkan keterangan dari United States Central Command (CENTCOM), pesawat yang jatuh merupakan jenis F-15E Strike Eagle. Sistem pertahanan udara Kuwait disebut secara tidak sengaja menembak jatuh jet-jet tersebut.

Enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat dan telah dievakuasi. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Mengenang 26 Tahun Silam Tragedi Kemanusiaan Berbau Rasial yang Lebih di Kenal Tragedi Kerusuhan Mei 1998.

Insiden ini terjadi saat jet-jet tempur tersebut terlibat dalam misi mendukung operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran yang dikenal dengan sandi Operasi Epic Fury. Namun, detail lengkap mengenai kronologi kejadian maupun mekanisme kesalahan identifikasi target masih dalam proses penyelidikan.

Kementerian Pertahanan Kuwait dalam pernyataan resminya pada Senin dini hari membenarkan adanya “beberapa” jet tempur AS yang jatuh di wilayahnya. Meski demikian, pihak Kuwait belum merinci jumlah pasti pesawat yang terdampak maupun penyebab pasti insiden tersebut.

Baca Juga:  Trump Beri Pujian Terbuka, Prabowo Dapat Pengakuan di Forum Perdamaian Timur Tengah PBB

Setiap unit F-15E Strike Eagle diketahui bernilai puluhan juta dolar AS, sehingga insiden ini diperkirakan menimbulkan kerugian material yang signifikan. Selain itu, peristiwa tersebut juga berpotensi memicu evaluasi serius terhadap sistem koordinasi pertahanan udara antara militer AS dan Kuwait.

Penyelidikan gabungan antara pihak militer AS dan otoritas Kuwait kini tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden serta menentukan tanggung jawab atas peristiwa yang disebut sebagai salah satu insiden salah sasaran paling serius di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Berita Terkait

Media Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan di Teheran
Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi
IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
Klaim Viral Menteri Singapura Bujuk Rumah Makan Padang Tuai Beragam Reaksi
PT Pelindo Solusi Logistik Dukung Mitra Global Kuatkan Jejaring Logistik Internasional
Isu Invasi AS ke Greenland Dinilai Bisa Guncang Soliditas NATO
10 Fakta Mengejutkan tentang Nuuk, Salah Satunya Ibu Kota Terkecil di Dunia
Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Media Iran Konfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan di Teheran

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:23 WIB

Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:52 WIB

IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:53 WIB

Tiga Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait Diduga Akibat Tembakan Salah Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:23 WIB

Klaim Viral Menteri Singapura Bujuk Rumah Makan Padang Tuai Beragam Reaksi

Berita Terbaru

Breaking News

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:03 WIB