Kuwait, teropongrakyat.co – Tiga jet tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh di wilayah Kuwait pada Minggu malam waktu setempat akibat dugaan insiden tembakan salah sasaran (friendly fire). Insiden tersebut terjadi saat jet-jet tempur itu tengah menjalankan misi militer untuk mendukung operasi melawan Iran.
Berdasarkan keterangan dari United States Central Command (CENTCOM), pesawat yang jatuh merupakan jenis F-15E Strike Eagle. Sistem pertahanan udara Kuwait disebut secara tidak sengaja menembak jatuh jet-jet tersebut.
Enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat dan telah dievakuasi. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Insiden ini terjadi saat jet-jet tempur tersebut terlibat dalam misi mendukung operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran yang dikenal dengan sandi Operasi Epic Fury. Namun, detail lengkap mengenai kronologi kejadian maupun mekanisme kesalahan identifikasi target masih dalam proses penyelidikan.
Kementerian Pertahanan Kuwait dalam pernyataan resminya pada Senin dini hari membenarkan adanya “beberapa” jet tempur AS yang jatuh di wilayahnya. Meski demikian, pihak Kuwait belum merinci jumlah pasti pesawat yang terdampak maupun penyebab pasti insiden tersebut.
Setiap unit F-15E Strike Eagle diketahui bernilai puluhan juta dolar AS, sehingga insiden ini diperkirakan menimbulkan kerugian material yang signifikan. Selain itu, peristiwa tersebut juga berpotensi memicu evaluasi serius terhadap sistem koordinasi pertahanan udara antara militer AS dan Kuwait.
Penyelidikan gabungan antara pihak militer AS dan otoritas Kuwait kini tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden serta menentukan tanggung jawab atas peristiwa yang disebut sebagai salah satu insiden salah sasaran paling serius di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

























































