Siap Tembus Rekor Baru, Akankah Harga Ethereum Tertinggi Segera Terwujud?

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, saat ini menunjukkan tanda-tanda kuat untuk mencapai harga tertinggi baru.

Berbagai indikator on-chain menunjukkan bahwa Ethereum telah melewati titik terendahnya dan kini berada di ambang kenaikan signifikan. Apakah Q4 2024 akan menjadi saat di mana harga ethereum tertinggi akhirnya terwujud?

Indikator MVRV Mengisyaratkan Pemulihan

Salah satu sinyal kuat bahwa Ethereum telah mencapai titik terendahnya berasal dari metrik Market Value to Realized Value (MVRV). Rasio MVRV membandingkan nilai pasar Ethereum dengan nilai realisasinya, dan data menunjukkan bahwa harga terendah Ethereum kemungkinan besar berada di sekitar $1.687. Ini menandakan bahwa penurunan terbesar mungkin sudah berlalu, membuka peluang bagi Ethereum untuk memulai tren bullish yang baru.

MVRV sering kali digunakan untuk menentukan kapan suatu aset undervalued atau overvalued. Dalam kasus Ethereum, kedekatan harga saat ini dengan band MVRV memperkuat keyakinan bahwa ETH telah menemukan lantai harganya dan siap untuk melanjutkan kenaikan.

Baca Juga:  RE-OPENING HUSH PUPPIES AYANI MEGAMALL PONTIANAK: RASAKAN PENGALAMAN BERBELANJA EKSLUSIF DENGAN 9TO9CARD

Fase Akumulasi dan Sentimen Bullish

Selain indikator MVRV, fase akumulasi yang sedang berlangsung di kalangan investor juga menunjukkan potensi kenaikan harga. Data dari Glassnode mengungkapkan bahwa persentase Ethereum yang disimpan di bursa telah turun drastis, menunjukkan bahwa investor lebih memilih untuk memegang ETH mereka dalam jangka panjang. Penurunan pasokan di bursa ini mengurangi tekanan jual dan dapat menjadi pemicu untuk reli harga yang lebih tinggi.

Banyak analis kripto memperkirakan bahwa harga Ethereum bisa naik secara signifikan. Dengan target harga yang mencapai $6.759, Ethereum memiliki potensi untuk mencatatkan rekor baru, terutama jika momentum bullish terus berlanjut.

Dukungan dari Metrik On-Chain Lainnya

Metrik on-chain lainnya juga mendukung pandangan bullish untuk Ethereum. Rasio Taker Buy-Sell, yang mengukur rasio pembeli terhadap penjual, telah berubah positif, menandakan bahwa para bull ETH kembali mengambil kendali. Selain itu, open interest (OI) di pasar derivatif telah pulih dari penurunan sebelumnya, menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan yang biasanya berkorelasi dengan pergerakan harga naik.

Baca Juga:  Intip Cara Kerja Workflow Automation di Barantum CRM Yang Bikin Mudah Perkerjaan

Dengan banyaknya faktor yang mendukung, potensi untuk melihat harga Ethereum tertinggi tercapai di Q4 2024 semakin nyata. Namun, seperti biasa dalam dunia kripto, volatilitas tetap menjadi risiko yang harus diwaspadai oleh para investor.

Dengan sentimen bullish yang terus berkembang dan berbagai indikator on-chain yang mendukung, Ethereum tampaknya siap untuk mencatatkan rekor harga tertinggi baru di Q4 2024. Fase akumulasi yang kuat di kalangan investor, dukungan dari metrik seperti MVRV, dan kebangkitan open interest di pasar derivatif semuanya menunjukkan bahwa Ethereum memiliki peluang besar untuk melampaui level tertinggi sebelumnya. Meski demikian, investor tetap perlu berhati-hati mengingat potensi volatilitas yang selalu mengintai pasar kripto.

Berita Terkait

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG
Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC
IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional dengan Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:42 WIB

Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:07 WIB

Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:07 WIB

IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:48 WIB

Truk Penuh Antre, Depo Penuh! Anggota Logindo Tuntut Kejelasan Tanggung Jawab MSC

Berita Terbaru