Peredaran Obat Keras di Kabupaten Bekasi Kian Beringas, Penjaga Toko Akui Ada Setoran ke Oknum Aparat

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi kabupatenteropongrakyat.co -Praktik penjualan obat keras tanpa izin di Kabupaten Bekasi kembali menimbulkan kegemparan. Sebuah toko di Jalan Muara Tawar, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, bukan hanya diduga menjual obat golongan G secara bebas, tetapi juga disebut-sebut “kebal hukum” berkat adanya setoran ke oknum berseragam. Sabtu, 25/11/2025.

Saat awak media mencoba meminta keterangan, salah satu penjaga toko secara blak-blakan mengungkap adanya dugaan aliran setoran yang membuat toko tersebut tetap aman beroperasi.

“Semua sudah koordinasi bos saya bang, mulai dari aparat hingga wilayah. Kalau nggak koordinasi, mana bisa jalan,” ujar penjaga toko tersebut.

Baca Juga:  Jakarta Utara Kian Rawan Narkoba, Pakar Hukum Desak Aparat Bertindak Tegas

Pernyataan ini memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa praktik penjualan obat keras di kawasan Tarumajaya bukan sekadar pelanggaran kecil, melainkan sudah menjadi mata rantai bisnis ilegal yang diduga melibatkan oknum aparat dari tingkat Polsek hingga Polres.

Peredaran Obat Keras di Kabupaten Bekasi Kian Beringas, Penjaga Toko Akui Ada Setoran ke Oknum Aparat - Teropong Rakyat

Warga Pantai Makmur mengaku semakin resah karena laporan demi laporan yang mereka sampaikan tak kunjung membuahkan tindakan nyata. Alih-alih ditertibkan, toko-toko penjual obat keras justru terlihat semakin bebas beroperasi.

“Kalau benar ada setoran ke oknum aparat, pantas saja tidak pernah ditutup. Ini sudah sangat meresahkan,” ujar salah satu warga dengan nada geram.

Baca Juga:  KOMJU Minta Walikota Jakarta Utara Turun Tangan Terkait Polemik Rekrutmen PPSU di Kelurahan Tugu Selatan, Koja Jakarta Utara

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan adanya koordinasi antara penjual obat ilegal dan oknum berseragam. Masyarakat mendesak Kapolres Metro Bekasi dan pihak berwenang lainnya untuk melakukan penyelidikan terbuka dan mengusut tuntas dugaan praktik ilegal yang merusak kepercayaan publik itu.

Warga berharap penegakan hukum dapat dilakukan secara tegas, tanpa pandang bulu, demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman obat keras yang dijual bebas di lingkungan mereka.

Penulis : Afri

Berita Terkait

Terduga Pelaku Pembunuhan Remaja di Jabung Ditangkap di Kos Kota Malang
Proyek Kost 8 Lantai di Jl Kyai Tapa Langgar Aturan, Warga Minta Penertiban Sesuai Peraturan
Kasus Dugaan Penganiayaan 9 Wartawan Mandek, Publik Soroti Kinerja Polres Bogor
Taperum DPRD Indramayu Disorot! BPIKPNPARI Tekan Kejati Jabar Segera Umumkan Tersangka
PT Mitra Pelabuhan Mandiri Somasi Edy Syahputra Koordinator GeRAK Aceh Barat
Tangerang Selatan Darurat Obat Daftar G, Aktivitas Mencurigakan di Pamulang Jadi Sorotan
Publik Menunggu Gebrakan! Tim Reformasi Polri Segera Umumkan Hasil Kajian, BPI KPNPA RI Dukung Tanpa Kompromi
Jasa Ekspedisi Kembali Jadi Modus, Bea Cukai Malang Sikat 9.080 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:36 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan Remaja di Jabung Ditangkap di Kos Kota Malang

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:35 WIB

Proyek Kost 8 Lantai di Jl Kyai Tapa Langgar Aturan, Warga Minta Penertiban Sesuai Peraturan

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:39 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan 9 Wartawan Mandek, Publik Soroti Kinerja Polres Bogor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 02:57 WIB

Taperum DPRD Indramayu Disorot! BPIKPNPARI Tekan Kejati Jabar Segera Umumkan Tersangka

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:33 WIB

PT Mitra Pelabuhan Mandiri Somasi Edy Syahputra Koordinator GeRAK Aceh Barat

Berita Terbaru

Breaking News

Pemkab Tangerang Tegaskan Komitmen Perkuat Sektor Pendidikan

Minggu, 22 Feb 2026 - 20:18 WIB