MALANG | Teropongrakyat.co – Aparat TNI–Polri bersama unsur pemerintah desa dan kecamatan melaksanakan pengamanan ibadah syukur sekaligus perayaan 100 tahun GKJW Jemaat Wonorejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (14/12/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Nyawiji migunani marang sesami” tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan dengan dihadiri sekitar 460 jemaat serta warga masyarakat.
Pengamanan dilaksanakan sejak pukul 17.00 WIB hingga selesai, melibatkan personel Koramil 0818/12 Bantur yang dipimpin Batuud Peltu Tomy Umbarsono bersama Babinsa Wonorejo Serka Suwanto, bersinergi dengan Polsek Bantur. Kehadiran aparat bertujuan memastikan rangkaian ibadah dan perayaan berjalan lancar tanpa gangguan.

Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Camat Bantur yang diwakili Freda Putra Pratama, S.Kom, Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto, S.H., M.H., Kepala Desa Wonorejo Hari Lumakso, Ketua Majelis Agung GKJW Jemaat Wonorejo Bpk. Natael Hermawan, Ketua Majelis GKJW Pdt. Fantri Galatia Rakristian, S.Si., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Wonorejo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia, pembukaan, pujian dan doa, pelayanan firman Tuhan, serta doa syafaat. Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui pemutaran video sejarah gereja, penampilan angklung SD YBK Wonorejo, Efrata Voice, hingga seni budaya seperti tari remo dan campursari. Prosesi penandatanganan prasasti dan pemotongan kue menjadi penanda peringatan satu abad perjalanan pelayanan GKJW di Wonorejo.
Puncak acara juga diwarnai penyerahan wayang kulit dari Pdt. Fantri Galatia Rakristian, S.Si. kepada dalang Ki Dyan Permana sebagai simbol pelestarian budaya lokal yang berjalan seiring dengan nilai-nilai keimanan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, mencerminkan semangat persatuan dan toleransi antarwarga.
Secara keseluruhan, perayaan 100 tahun GKJW Jemaat Wonorejo berlangsung tertib dan kondusif. Sinergi pengamanan TNI–Polri bersama pemerintah setempat dinilai efektif dalam menjaga kenyamanan jemaat serta masyarakat, sekaligus memperkuat pesan kebersamaan sesuai tema perayaan.

























































