Warga Bantur Dikejutkan Temuan Pria Gantung Diri di Rumahnya

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teripongrakyat.co – Warga Dusun Gumukmas, Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya, Sabtu siang (31/1/2026).

Korban diketahui bernama Shodik (43), seorang petani yang berdomisili di RT 36 RW 07 Dusun Gumukmas, Desa Karangsari. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung di blandar dapur rumahnya sekitar pukul 12.15 WIB.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban yang baru pulang menjemput cucunya dari sekolah. Setibanya di rumah, kondisi rumah terlihat sepi dan pintu terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali dipanggil namun tidak mendapat jawaban, istri korban kemudian meminta bantuan saudaranya, Nuryasin, untuk mendobrak pintu.

Baca Juga:  JJOS Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan hingga Tawuran

“Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tergantung di bagian dapur rumah,” ungkap salah satu saksi di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pernah mencoba melakukan bunuh diri sekitar satu bulan lalu, namun saat itu berhasil digagalkan oleh pihak keluarga.

Mendapat laporan tersebut, aparat gabungan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah personel yang hadir antara lain Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto, S.H., M.H., Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, anggota Polsek Bantur, Babinsa, perangkat Desa Karangsari, serta petugas Puskesmas Wonokerto untuk melakukan pemeriksaan awal.

Baca Juga:  PT Pegadaian Gelar Khitanan Massal di Jakarta dengan Jumlah 123 Peserta

Babinsa setempat juga telah melaporkan kejadian ini ke komando atas guna tindak lanjut sesuai prosedur.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan lingkungan sekitar, serta segera mencari bantuan apabila terdapat tanda-tanda gangguan kesehatan mental.

Berita Terkait

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang
Akses Darat Terhambat, Pangkoops TNI Habema Perintahkan Evakuasi Udara Ibu Sinta dari Mbua
Doa Bersama dan Santunan, Polsek Kemayoran Hadir Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Tak Hanya Logistik, Hercules TNI AU Bawa Dukungan Kesehatan dan Peralatan Untuk Menopang Perjuangan Pasukan Karhutla Kalsel
Babinsa 1714-01/Mulia Ulia Pererat Kemanunggalan TNI–Rakyat Melalui Anjangsana dan Bantuan Sembako di Kampung Kulon Enggame, Distrik Pagaleme
Aktivis Pemuda Papua Apresiasi Satgas Damai Cartenz, Dorong Penuntasan Kasus Penembakan Jayawijaya
Menguatkan Anggota yang Terluka, Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri
382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:58 WIB

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang

Jumat, 18 September 2026 - 08:34 WIB

Akses Darat Terhambat, Pangkoops TNI Habema Perintahkan Evakuasi Udara Ibu Sinta dari Mbua

Kamis, 17 September 2026 - 22:15 WIB

Tak Hanya Logistik, Hercules TNI AU Bawa Dukungan Kesehatan dan Peralatan Untuk Menopang Perjuangan Pasukan Karhutla Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 22:09 WIB

Babinsa 1714-01/Mulia Ulia Pererat Kemanunggalan TNI–Rakyat Melalui Anjangsana dan Bantuan Sembako di Kampung Kulon Enggame, Distrik Pagaleme

Kamis, 17 September 2026 - 20:57 WIB

Aktivis Pemuda Papua Apresiasi Satgas Damai Cartenz, Dorong Penuntasan Kasus Penembakan Jayawijaya

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:58 WIB