Modus Ganjal ATM Kembali Makan Korban, Polsek Koja Dinilai Lamban Bertindak

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Aksi kejahatan jalanan dengan modus ganjal ATM kembali terjadi di tanggal 05 Agustus 2025 dan kali ini korbannya adalah seorang wartawan. Peristiwa itu berlangsung di Indomaret depan Rumah Sakit Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kamis, (25/09/2025).

Korban yang hendak menarik uang kesulitan saat memasukkan kartu ke mesin ATM. Seorang pria yang sudah menunggu di sekitar lokasi menawarkan bantuan, namun dengan cepat menukar kartu korban dengan kartu palsu yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Blusukan NFA ke Pasar Gudang Tigaraksa: Menjaga Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan di Banten

Korban baru menyadari setelah mencoba kembali namun tetap gagal bertransaksi. Saat dicek di bank terdekat, saldo rekeningnya sudah ludes digasak pelaku. Peristiwa ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Koja dengan nomor laporan LP/B/698/VIII/2025/SPKT/SEKJA/RESJU/PMJ.

Namun ironisnya, hingga kini belum ada tindak lanjut berarti dari pihak kepolisian. Publik pun bertanya-tanya: sampai kapan aparat hanya diam menyaksikan maraknya aksi kejahatan semacam ini?

Baca Juga:  Tangkap Pelaku Curanmor Saat Lepas Dinas, Personel Polda Lampung Dapat Hadiah Sekolah Inspektur Polisi dari Kapolri

Modus ganjal ATM bukanlah hal baru. Kasus serupa telah berulang kali terjadi di berbagai wilayah dan jelas meresahkan masyarakat. Polisi seharusnya bisa bertindak cepat, mengungkap jaringan pelaku, serta memberikan rasa aman kepada warga.

Keterlambatan penanganan kasus ini seolah menunjukkan lemahnya keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan jalanan. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin korban berikutnya akan terus berjatuhan.

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB