Merek Cina Lakukan Penurunan Harga di GIIAS 2025, Gaikindo Berikan Respon

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – GIIAS 2025 menjadi panggung bagi sejumlah merek otomotif asal Cina yang gencar menawarkan mobil dengan harga bersaing. Beberapa produsen bahkan mengambil langkah menurunkan harga jual selama pameran, serta untuk periode selanjutnya.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah BYD Atto 1, mobil listrik yang dijual mulai Rp 195 jutaan, angka yang hampir menyamai kategori Low Cost Green Car (LCGC). Ini menjadi tanda persaingan harga yang kian ketat di pasar otomotif Indonesia.

Kondisi ini tentu menguntungkan konsumen, karena semakin banyak pilihan dengan harga lebih terjangkau. Namun, dari sisi produsen, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Yohannes Nangoi mengingatkan potensi risiko jika persaingan harga berlangsung lama.

Baca Juga:  Kenali Spesifikasi Tertinggi API-SP Dan API-SN Castrol Peruntukan Berbagai Jenis Motor 

“Kami dari Gaikindo tidak pernah melakukan kontrol mengenai harga,” ujar Nangoi saat ditemui di Tangerang.

Ia menekankan bahwa penentuan harga sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing pelaku industri otomotif. Selain itu, Ia juga mengakui kemungkinan dampak negatif bagi konsumen yang sudah membeli kendaraan sebelum adanya penurunan harga.

“(Konsumen) yang sudah beli lebih dulu mungkin akan kecewa. Itu kita serahkan ke merek,” tambahnya.

Penurunan harga diyakini sebagai strategi untuk mengangkat kembali minat beli masyarakat yang sempat melandai. Meski begitu, Gaikindo memperkirakan penjualan mobil selama pameran GIIAS 2025 bisa mengalami penurunan.

Baca Juga:  Jalin Kemitraan Dengan Handal Indonesia Motor, Geely Pastikan EX5 Diproduksi Lokal

“Feeling saya agak sedikit turun (penjualan mobil). Tetapi pameran ini memang tidak utama untuk menjual, tetapi mengkomunikasikan teknologi-teknologi terkini, model terbaru kepada masyarakat pecinta mobil,” jelas Nangoi.

Sisi positifnya, keberadaan banyak model baru dan kendaraan konsep turut menyedot minat pengunjung sehingga GIIAS 2025 mencatat peningkatan jumlah pengunjung dibanding tahun lalu. Nangoi memperkirakan pertumbuhan pengunjung sekitar enam sampai tujuh persen.

“Kita akan umumkan besok malam totalnya berapa yang datang,” katanya, enggan menyebut angka pasti hingga hari terakhir pameran.

Berita Terkait

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026
Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi
Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV
Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H
Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa
Investasi Lebih dari US$ 346 Juta Dorong Ekspansi Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Fun Jip Wisata Segoro Kidul di Pantai Kondang Merak Berlangsung Meriah, Forkopimda Malang Ikut Menjajal Rute Ekstrem
Jakarta Two Doors Meet 2025, Tempatnya Penggemar Mobil dua Pintu

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:05 WIB

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:30 WIB

Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:37 WIB

Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:04 WIB

Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:16 WIB

Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa

Berita Terbaru