Mafia Tambang Galian C Ilegal Bebas Beroperasi Disinyalir APH Tutup Mata

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parung panjang – Teropongrakyat.co –  Disinyalir aktifitas galian c tanpa ijin di wilayah hukum polres bogor yang berada di desa gorowong kec.parungpanjang semakin merajalela ,minggu 10 -11-2004 12:43

saat tim investigasi jurnalis melintas di jalan lintas Desa growong kec,parung panjang kab ,bogor provinsi jawa barat,melihat ada aktipitas galian c yang diduga tanpa memiliki ijin dan tim mencoba untuk konfirmasi kepada pemilik armada colt diesel 125 ps nomor polis B 1714 NYT yang sedang memuat tanah timbun ,namun operator beserta supir langsung Melarikan Diri meninggal kan lokasi sehingga tim investigasi jurnalis tidak dapat mengetahui siapa sebenar nya pemilik galian c tersebut.

Baca Juga:  Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia Gelar Audiensi

lalu salah satu dari tim jurnalis mencoba konfirmasi kepada kanit satpol pp kec. parung panjang pak kanit satpol pp sudah kerap sekali memberi efek jerah kepada pengelolah tapi tidak di hiraukan mereka buat teguran malah di abai kan, diduga keras ada oknum APH yang sudah menerima upeti sehingga aktifitas galian C aman aman saja.

Baca Juga:  Program Cetak Sawah dan Manunggal Air TNI AD Jadi Berkah Untuk Warga Papua

Pihak APH Terkait Harus Menindak Pelaku Mafia Tambang Yang Telah Melakukan Pengrusakan Alam Agar Segera Di Tindak Tegas

Sampai Berita ini Di Turunkan Awak Media Akan Berkordinasi Dengan APH Untuk Segera Menindak Sesuai Hukum Yang Berlaku.

Mafia Tambang Galian C Ilegal Bebas Beroperasi Disinyalir APH Tutup Mata - Teropong Rakyat

Penulis : Jefri

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB