Hindari Macet! Ini Prediksi Jadwal Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2025

- Jurnalis

Kamis, 3 April 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat Indonesia. Namun, kemacetan panjang yang terjadi saat arus mudik dan balik bisa menjadi tantangan tersendiri. Agar perjalanan tetap lancar dan nyaman, penting untuk mengetahui jadwal puncak arus mudik Lebaran 2025 serta waktu-waktu rawan macet yang sebaiknya dihindari.

Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 Korlantas Polri telah membagikan prediksi puncak arus mudik Lebaran 2025. Berdasarkan analisis, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 (H-3 sebelum Lebaran). Pada tanggal tersebut, jumlah pemudik diprediksi mencapai 146,48 juta orang, atau sekitar 52% dari total populasi Indonesia.

Sebanyak 12,1 juta orang diperkirakan akan meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, jumlah kendaraan yang diprediksi melintas mencapai 232 ribu unit, yang tentu saja dapat menyebabkan kepadatan luar biasa di berbagai ruas tol dan jalur utama mudik.

Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 6 April 2025 (H+5 Lebaran), di mana sekitar 31,49 juta orang akan kembali ke kota asal mereka setelah mudik.

Waktu Favorit Arus Balik Mudik yang Rawan Macet

Agar perjalanan lebih nyaman dan menghindari kemacetan panjang, pemudik disarankan untuk tidak melakukan perjalanan di waktu-waktu favorit berikut ini :

Baca Juga:  Denpandutaikam Brigif 18 Kostrad  Laksanakan Terjun Bebas Militer

Pukul 18.00 – 00.00 WIB
Ini adalah periode dengan kepadatan tertinggi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 66 arah Jakarta, berdasarkan data historis arus balik Lebaran sebelumnya.

Gerbang Tol yang Diprediksi Padat

Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, ada empat gerbang tol utama yang menjadi titik rawan kemacetan, yaitu :

Gerbang Tol Cikampek Utama (arah menuju Jawa Tengah dan sekitarnya)

Gerbang Tol Ciawi (arah menuju Puncak dan Sukabumi)

Gerbang Tol Kalihurip Utama (arah ke Bandung dan sekitarnya)

Gerbang Tol Cikupa (arah menuju Merak dan Sumatera)

Persiapan Polri dalam Mengamankan Arus Mudik 2025
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Polri akan menurunkan sebanyak 164 ribu personel gabungan dalam Operasi Ketupat Lebaran 2025. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus lalu lintas dan memastikan kelancaran perjalanan mudik.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa ada 2.835 posko pengamanan yang akan disiagakan, terdiri dari :

1.738 pos pengamanan
788 pos pelayanan
309 pos terpadu
Sebanyak 126 ribu objek juga akan diamankan selama musim mudik, termasuk masjid, lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata.

Selain itu, Polri juga menyiapkan layanan hotline 110 yang bisa dihubungi pemudik jika mengalami kendala selama perjalanan. Dengan adanya layanan ini, masyarakat bisa mendapatkan bantuan dan informasi secara cepat dan responsif.

Baca Juga:  Dinas SDA mengadakan sosialisasi pemaparan pembangunan polder pompa KBN kelurahan Rorotan kecamatan Cilincing

Tips Agar Mudik Lebih Lancar dan Nyaman

Untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan bebas dari hambatan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan :

Hindari bepergian di waktu-waktu puncak yang telah diprediksi rawan macet.

Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk mencari jalur alternatif yang lebih lancar.

Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, termasuk oli, rem, dan tekanan ban.

Siapkan makanan dan minuman secukupnya, terutama jika bepergian bersama keluarga dan anak-anak.

Manfaatkan rest area resmi untuk beristirahat guna menjaga kondisi fisik tetap prima.

Pastikan saldo e-toll mencukupi agar tidak perlu berhenti terlalu lama di gerbang tol.

Ikuti informasi terbaru dari pihak berwenang, termasuk update lalu lintas dari Polri dan Kemenhub.

Kesimpulan

Mudik Lebaran 2025 diperkirakan akan lebih ramai dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah pemudik yang mencapai 146 juta orang. Kemacetan parah berpotensi terjadi pada H-3 Lebaran (28 Maret 2025) dan H+5 Lebaran (6 April 2025).

Dengan memahami jadwal puncak arus mudik serta waktu rawan macet, pemudik bisa merencanakan perjalanan lebih baik agar tetap nyaman dan aman. Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas lalu lintas.

Berita Terkait

Mimpi Baik dan Buruk Menurut Islam dan Penjelasan Ketua Majelis GAZA, Diki Chandra Purnama, MM.
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Harga Pangan Terkendali Jelang Ramadan
Longsor Maut : 8 Orang Tewas, Puluhan Rumah Hancur, Ratusan Warga Terancam
SPPG Malang Turen Pagedangan 2 Bekerja Sama dengan Puskesmas Kecamatan Turen Gelar Skrining Cek Kesehatan Gratis
Wajah Baru Integrated Planning & Control Bawa Harapan Peningkatan Kinerja Pelabuhan Panjang
Ketum FWJ Indonesia Tunjuk Rosid Sebagai Pelaksana Tugas DPD Jakarta, Ini Alasannya
PT API Dorong Konektivitas Akses Pelabuhan – Dorong Efisiensi Logistik dan Daya Saing Nasional
Tonggak Penting Pengembangan Pelabuhan Masa Depan – E-PM Resmi Diimplementasikan di NPCT1 Tanjung Priok

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:13 WIB

Mimpi Baik dan Buruk Menurut Islam dan Penjelasan Ketua Majelis GAZA, Diki Chandra Purnama, MM.

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:59 WIB

Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Harga Pangan Terkendali Jelang Ramadan

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:28 WIB

Longsor Maut : 8 Orang Tewas, Puluhan Rumah Hancur, Ratusan Warga Terancam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:43 WIB

SPPG Malang Turen Pagedangan 2 Bekerja Sama dengan Puskesmas Kecamatan Turen Gelar Skrining Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:37 WIB

Wajah Baru Integrated Planning & Control Bawa Harapan Peningkatan Kinerja Pelabuhan Panjang

Berita Terbaru

TNI – Polri

Gerak Cepat Polres Gresik Amankan Tersangka Pencabulan di Kebomas

Senin, 26 Jan 2026 - 20:14 WIB

TNI – Polri

Polres Probolinggo Wujudkan Generasi Sehat Resmikan Dapur SPPG

Senin, 26 Jan 2026 - 20:08 WIB