Truk Abaikan Jam Operasional di Jalan Sungai Tiram, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Sejumlah truk masih kerap melintas di Jalan Sungai Tiram, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada jam operasional yang seharusnya dilarang. Kondisi ini memicu keluhan warga karena aktivitas kendaraan berat tersebut terjadi saat waktu padat lalu lintas masyarakat. Senin, (16/03/2026).

Berdasarkan aturan yang terpasang di lokasi, kendaraan truk dilarang melintas pada hari Senin hingga Jumat pada pukul 06.00–08.00 WIB dan kembali dibatasi pada pukul 16.00–19.00 WIB. Namun, dari pantauan di lapangan, larangan tersebut kerap diabaikan oleh sejumlah sopir truk yang tetap melintas di ruas jalan tersebut.

Baca Juga:  BRI Kanca Tangerang Merdeka Gelar Sparing Mini Soccer Bertema Trofeo

Padahal, waktu-waktu tersebut merupakan jam sibuk warga yang berangkat kerja, mengantar anak sekolah, maupun kembali beraktivitas di sore hari. Kehadiran kendaraan berat dinilai berpotensi memperparah kemacetan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan di jalan yang dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.

Selain itu, Jalan Sungai Tiram juga disebut bukan termasuk kelas jalan yang diperuntukkan bagi kendaraan bertonase besar. Meski demikian, aktivitas truk yang melintas masih terjadi hampir setiap hari.

Sejumlah warga menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu penyebab pelanggaran aturan tersebut terus berulang. Mereka berharap pemerintah setempat bersama aparat terkait dapat meningkatkan pengawasan sekaligus penegakan aturan di lapangan.

Baca Juga:  Serangan Siber Menurun, Masyarakat Tetap Diminta Berhati-hati Menerima Pesan Link

Pemerintah tingkat kelurahan hingga Pemerintah Kota Jakarta Utara juga didorong untuk mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang tidak mematuhi ketentuan operasional kendaraan berat, termasuk terhadap garasi atau perusahaan yang mengoperasikan truk di wilayah tersebut.

Warga berharap adanya penertiban yang konsisten agar fungsi jalan kembali sesuai peruntukannya serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?
Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN
Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan
Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu
Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:16 WIB

40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Kamis, 17 September 2026 - 10:34 WIB

Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Berita Terbaru