DPP HMTN MP Gandeng Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi Kembangkan Pertanian Terintegrasi

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, teropongrakyat.co | 28 Februari 2025. Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) menjalin sinergi dengan Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, untuk mengembangkan program pemberdayaan masyarakat tani berbasis pertanian terintegrasi.

Ketua Umum DPP HMTN MP, Asril Naska, mengatakan dirinya hadir di Ponpes Dzikir Al-Fath setelah mendapat undangan dari pimpinan pesantren. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat membangun kerja sama pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan yang saling terintegrasi.

“Kami sepakat berkolaborasi membangun masyarakat tani melalui program pertanian terintegrasi agar lebih produktif dan bernilai ekonomi,” ujar Asril Naska saat ditemui di Ponpes Dzikir Al-Fath, Rabu (28/1/2025).

Menurut Asril, pihaknya mengapresiasi program yang telah dijalankan pesantren. Ia menilai Ponpes Dzikir Al-Fath telah lebih dulu menerapkan konsep pertanian terintegrasi secara nyata, mulai dari pengelolaan pertanian, peternakan ayam dan sapi, hingga pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Bekasi: Pemberian Alat Kontrasepsi Pada Remaja Timbulkan Stigma Negatif di Masyarakat

“Program yang sudah berjalan di pesantren ini sangat baik. Ke depan akan kami kolaborasikan dengan konsep DPP HMTN MP untuk diterapkan lebih luas kepada masyarakat tani, khususnya di Sukabumi,” katanya.

Ia menjelaskan, pertanian terintegrasi sangat penting karena mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen petani. Selain itu, seluruh hasil dan limbah pertanian dapat dimanfaatkan kembali sehingga tidak terbuang sia-sia.

“Contohnya jagung, bukan hanya bijinya yang dimanfaatkan, tetapi daun dan bongkolnya bisa diolah menjadi pakan ternak atau bahan bakar. Begitu juga kotoran ternak yang bisa dijadikan pupuk,” jelasnya.

Baca Juga:  Patung "Juma Jokowi" Selesai Dibangun! Jadi Ikon Baru Liang Melas Datas, Simbol Terima Kasih Warga untuk Presiden ke-7 RI

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. KH. M. Fajar Laksana, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesiapan pesantren untuk berkolaborasi dalam pengembangan masyarakat tani terintegrasi.

“Insya Allah kami siap bekerja sama dengan HMTN MP. Harapannya program ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani,” ujarnya.

Prof. KH. M. Fajar Laksana menambahkan, Ponpes Dzikir Al-Fath memiliki sejumlah unit usaha seperti peternakan sapi dan ayam, kebun pertanian, serta pengolahan makanan yang melibatkan santri dan masyarakat sekitar. Di lingkungan pesantren juga terdapat Museum Prabu Siliwangi yang telah mendapat pengakuan nasional dan internasional.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat tani berbasis pesantren yang dapat dikembangkan di daerah lain.

 

Penulis : Afril

Berita Terkait

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan
Pemuda LDII Kabupaten Malang Berbagi 500 Takjil di Pakisaji, Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 16:18 WIB

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 00:28 WIB

Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:28 WIB

Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB