Blusukan NFA ke Pasar Gudang Tigaraksa: Menjaga Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan di Banten

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2024 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, TeropongRakyat.co – Pemantauan ketersediaan dan harga pangan di berbagai daerah terus dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (NFA) untuk memastikan situasi pangan terkini. Misi ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar harga pangan pokok tetap stabil dan kualitas keamanan pangan terjaga.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA, I Gusti Ketut Astawa, bersama tim dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, serta BUMN pangan, memantau kondisi pasokan dan harga di Pasar Gudang Tigaraksa. “Kondisi pangan di pasar ini relatif bagus. Kepala Badan Pangan Nasional menekankan pentingnya harga yang wajar dan pangan yang aman dikonsumsi,” kata Ketut.

Blusukan NFA ke Pasar Gudang Tigaraksa: Menjaga Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan di Banten - Teropong Rakyat

Data dari Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan bahwa Provinsi Banten mengalami inflasi tertinggi di Pulau Jawa sebesar 2,49% dengan IHK 105,97. Deputi Ketut menegaskan pentingnya stabilisasi harga dan pasokan pangan yang lancar. “Harga di pasar stabil dan pasokan relatif lancar. Ini mendukung stabilisasi di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Momentum Hari Kesehatan Nasional, Lapas Narkotika Samarinda Gandeng Kimia Farma Berikan Layanan Pemeriksaan Kesehatan

Harga pangan yang diamati hari ini antara lain: beras medium Rp 12.000-12.500/kg, beras premium Rp 13.000-14.500/kg, telur ayam Rp 28.000/kg, bawang merah Rp 25.000/kg, cabai rawit merah Rp 80.000/kg, daging ayam Rp 37.000-38.000/kg, daging sapi Rp 130.000/kg, gula pasir Rp 18.000/kg, minyak goreng curah Rp 16.000/liter, dan berbagai jenis ikan.

Ketut juga menekankan pentingnya keamanan pangan. Sampel pangan segar diuji menggunakan rapid test kit untuk residu pestisida dan logam berat. “Hasil uji cepat menunjukkan semua sampel negatif dari residu yang dilarang. Keamanan pangan di sini dijamin dan layak konsumsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Lomba Penataan Lingkungan: Dari Rawa Badak Selatan Untuk Indonesia Yang Lebih Hijau 

Blusukan NFA ke Pasar Gudang Tigaraksa: Menjaga Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan di Banten - Teropong Rakyat

Pengawasan keamanan pangan akan dilakukan secara berkala dengan pendekatan sosialisasi dan edukasi untuk menumbuhkan kesadaran pedagang. “Pengecekan keamanan pangan harus terus dilakukan tanpa mengganggu pedagang. Ini adalah upaya kolaboratif dari pusat hingga daerah,” jelas Ketut.

Blusukan NFA ke Pasar Gudang Tigaraksa dihadiri oleh Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi NFA Nita Yulianis, Pimpinan Wilayah Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib, Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) pusat dan daerah, serta pengelola Pasar Gudang Tigaraksa.(Shansan)

Berita Terkait

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
Wamenko Pangan Tinjau PG Krebet Baru di Malang, Percepat Swasembada Gula Nasional
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian
Bupati Malang Sampaikan KUA-PPAS 2027, Fokus Perkuat Ekonomi Lokal dan SDM
Wali Kota Batu Semangati Siswa Baru Jalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di MI Baiturrohmah
Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:49 WIB

Wamenko Pangan Tinjau PG Krebet Baru di Malang, Percepat Swasembada Gula Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:20 WIB

Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:52 WIB

Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:14 WIB

Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru