Antisipasi Terjadi Kecelakaan, Segini Jarak Aman dan Ideal Berkendara Dengan Mobil Saat Hujan Deras

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi Terjadi Kecelakaan, Segini Jarak Aman dan Ideal Berkendara Dengan Mobil Saat Hujan Deras - Teropong Rakyat
Ilustrasi Hujan Deras Saat Berkendara

TeropongRakyat.co – Saat terjadi hujan deras, menjaga jarak kendaran menjadi salah satu kunci keselamatan berkendara di jalan.

Akibat tidak mematuhi jaga jarak aman, hujan deras menyimpan sejumlah risiko dan bahaya terhadap keselamatan.

Lantas berapa jarak yang aman dan ideal di jalan saat hujan deras?

“Hujan deras punya visibilitas yang sangat terbatas,” sebut Adrianto Sugiarto Wiyono selaku Technical Commitee ASEAN NCAP saat dihubungi melalui pesan singkat.

“Perlu jaga jarak dengan kendaraan di depan setidaknya 3 detik,” terusnya.

Baca Juga:  Ride Chain Resmi Jalin Kerjasama dengan TikStar dan SMI untuk Merevolusi E-Commerce Lintas Negara dengan Teknologi Blockchain

Maksud tiga detik yaitu adalah mengukur pada kecepatan tertentu dari mobil melewati objek tertentu dihitung tiga detik setelahnya baru kita melewati objek yang tertuju.

Detik pertama dimanfaatkan sebagai ruang aman antar kendaraan.

Detik kedua menjadi kunci bagaimana pengemudi bisa merespon keadaan di depan.

Detik ketiga penting dalam respon seperti pengereman mendadak atau manuver menghindar ketika terjadi sesuatu di depan.

Selain itu kecepatan juga perlu dijaga konstan dan tidak melebihi batas kecepatan maksimal untuk mengurangi risiko kehilangan kendali.

Baca Juga:  Indonesian Bimmerfest 2024 Sukses Digelar, Ajang Lintas Komunitas Hingga Charity

“Dalam kondisi nyata jaga jarak 3 detik cukup berjarak dengan kendaraan di depan bisa sekitar 10 meter,” ujarnya.

“Tapi keadaan hujan deras memberikan risiko mobil lebih sulit dikendalikan,” imbuhnya.

Banyak faktor seperti jarak pandang hingga kondisi permukaan jalan yang membuat mobil lebih sulit dikendalikan.

Jaga jarak tersebut dapat memberikan ruang lebih untuk antisipasi terhadap bahaya sekitar.

Berita Terkait

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026
Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi
Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV
Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H
Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa
Investasi Lebih dari US$ 346 Juta Dorong Ekspansi Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Fun Jip Wisata Segoro Kidul di Pantai Kondang Merak Berlangsung Meriah, Forkopimda Malang Ikut Menjajal Rute Ekstrem
Jakarta Two Doors Meet 2025, Tempatnya Penggemar Mobil dua Pintu

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:05 WIB

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:30 WIB

Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:37 WIB

Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:04 WIB

Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:16 WIB

Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kebakaran Lahan Tebu di Sumberpucung Hanguskan 1 Hektare

Rabu, 8 Jul 2026 - 21:54 WIB