AskDea: Game Changer AI yang Mengubah Wajah Pemasaran UKM di Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co –  Di tengah gempuran digitalisasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia kini mendapatkan angin segar dengan hadirnya AskDea, alat kecerdasan buatan (AI) inovatif yang dikembangkan oleh Red Asia Inc. Alat ini dirancang untuk mendongkrak penjualan dan memperluas jangkauan pasar UKM melalui optimalisasi pemasaran di media sosial dan marketplace.

Meluncur dengan soft-launch pada Mei 2024, AskDea langsung menunjukkan dampak signifikan. Dalam waktu sebulan, lebih dari 2000 UKM telah memanfaatkan alat ini untuk menciptakan ribuan konten pemasaran efektif, mulai dari gambar produk, deskripsi, hingga caption dan hashtag yang tepat sasaran. Dengan data dari marketplace lokal, AskDea mampu menghasilkan konten yang meningkatkan peluang penjualan.

Baca Juga:  BRI BO Serang Gelar Sosialisasi Produk BRI Bersama PWRI Banten

“AskDea diciptakan untuk memberdayakan UKM Indonesia di era digital. Kami ingin memastikan teknologi AI dapat diakses oleh semua pelaku usaha, bukan hanya perusahaan besar,” ujar Richard Ho, Co-founder AskDea.

Keberhasilan alat ini juga tercermin dari kesaksian pengguna awal. “Sebelum menggunakan AskDea, konten saya hanya dilihat sekitar 200 orang. Sekarang, jumlah penontonnya melonjak hingga 100.000 dan penjualan meningkat signifikan,” kata Akmal, pemilik UKM di Lampung.

RedAI, inisiatif AI dari Red Asia Inc., didirikan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi AI di Asia Tenggara. “Kami percaya dengan teknologi seperti AskDea, UKM bisa memaksimalkan potensinya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Damon Hakim, Founder Red Asia Inc.

Baca Juga:  Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Jalan K.S. Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat: Tantangan Penegakan Hukum. Siapa Bermain?? 

Keunggulan utama AskDea adalah layanannya yang terjangkau. Biaya untuk setiap konten yang dihasilkan oleh AskDea lebih murah daripada biaya parkir mobil di Jakarta, memungkinkan UKM menikmati manfaat teknologi AI tanpa beban biaya tinggi.

AskDea: Game Changer AI yang Mengubah Wajah Pemasaran UKM di Indonesia - Teropong Rakyat

Red Asia Inc. berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur-fitur AskDea dengan inovasi AI terbaru, memberikan manfaat lebih besar bagi UKM di seluruh Indonesia.

Dengan AskDea, UKM Indonesia kini memiliki alat ampuh untuk memperkuat strategi pemasaran mereka dan meraih sukses di pasar yang semakin kompetitif. (Shansan)

Berita Terkait

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta
9 Pendaki Masuk Jalur Ilegal Batu Tulis, 1 Alami Hipotermia
Satpol PP Cek Lokasi yang Diduga Jadi Depo Kontainer di Rorotan, Aktivitas Tak Ditemukan
Eksekusi Tanah Pacuan Kuda 449 M², PN Jaktim Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Rabu, 30 September 2026 - 22:47 WIB

Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta

Berita Terbaru

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB